26 Kali Gempa Susulan Usai Guncangan Situbondo, BMKG: Setara Bom Hiroshima

- Reporter

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Analis Gempa BMKG Pasuruan, Syawaldin Ridha, memberikan keterangan terkait gempa Situbondo yang tercatat bermagnitudo 5,4 dan memicu 26 kali gempa susulan, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Analis Gempa BMKG Pasuruan, Syawaldin Ridha, memberikan keterangan terkait gempa Situbondo yang tercatat bermagnitudo 5,4 dan memicu 26 kali gempa susulan, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pasuruan mengungkap fakta terbaru terkait gempa bumi yang mengguncang Situbondo, Kamis (25/09/2025) sore. Setelah dilakukan pemutakhiran data, kekuatan gempa tercatat 5,4 magnitudo, bukan 5,7 seperti laporan awal. Menurut BMKG, energi yang dilepaskan gempa tersebut setara dengan ledakan bom Hiroshima.

Pusat Gempa di Timur Baluran

Analis gempa BMKG Pasuruan, Syawaldin Ridha, menjelaskan bahwa pusat gempa berada di sebelah timur kawasan Taman Nasional Baluran. Wilayah ini memang dikenal rawan gempa karena beberapa kali diguncang dalam beberapa tahun terakhir.
“Kekuatan gempa di Situbondo ini setelah datanya dimutakhirkan adalah 5,4 magnitudo. Titiknya di timur Baluran, dan besarnya kekuatan itu setara dengan bom Hiroshima,” ujarnya, Jumat (26/09/2025).
Syawal menambahkan, meski gempa sering terjadi, kali ini guncangan terasa paling kuat oleh masyarakat. Dengan kekuatan sebesar itu, wajar jika muncul gempa susulan untuk menstabilkan kondisi bumi.

26 Kali Gempa Susulan

Berdasarkan catatan BMKG hingga Jumat pagi (26/9/2025), tercatat sudah terjadi 26 kali gempa susulan dengan magnitudo antara 1,8 hingga 3,8. Namun, sebagian besar tidak dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Sampai pagi tadi jam 8, tercatat ada 26 gempa susulan. Artinya total ada 27 gempa, hanya saja yang benar-benar dirasakan masyarakat baru sekali. Aktivitas seismiknya tetap kami pantau, dan kekuatannya terus menurun,” jelasnya.
BMKG memastikan gempa Situbondo ini tidak berpotensi tsunami.

Faktor Kerusakan Rumah

Terkait banyaknya rumah warga yang mengalami kerusakan, BMKG menilai mayoritas disebabkan kualitas konstruksi bangunan yang tidak memenuhi standar tahan gempa.
“Rata-rata keruntuhan bangunan karena rumahnya tidak ada slop (cor). Jadi strukturnya lemah,” ungkap Syawal.
Ia mengimbau masyarakat untuk memperhatikan standar bangunan ketika mendirikan rumah di wilayah rawan gempa.
“Memang biaya membangun rumah tahan gempa sedikit lebih tinggi, tapi keselamatan jiwa jauh lebih penting. Prinsip mitigasi adalah zero victim, karena nyawa tidak ada gantinya,” tegasnya.

BMKG meminta masyarakat Situbondo dan sekitarnya tetap waspada, tetapi tidak panik. Mitigasi bencana melalui pembangunan rumah tahan gempa dan kesadaran akan potensi gempa menjadi kunci keselamatan. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee