Reses DPRD Tuban, Petani Desak Normalisasi Irigasi, Perbaikan Jalan, dan Akses Pupuk Bersubsidi

- Reporter

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anggota Komisi III DPRD Tuban, Luqmanul Hakim, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

anggota Komisi III DPRD Tuban, Luqmanul Hakim, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Sejumlah persoalan infrastruktur dan kesejahteraan petani menjadi sorotan dalam agenda jaring aspirasi (reses) anggota Komisi III DPRD Tuban, Luqmanul Hakim, di Desa Padasan dan Karanglo, Kecamatan Kerek. Warga meminta pemerintah segera memberikan solusi atas persoalan klasik yang muncul setiap tahun.

Normalisasi Irigasi Mendesak Diperbaiki Jelang Musim Hujan

Memasuki musim hujan, petani Dusun Peron, Desa Padasan, mengaku khawatir terhadap derasnya arus air yang sering merusak lahan pertanian. Karyani, salah satu perwakilan petani, menyampaikan harapan agar saluran irigasi segera dinormalisasi.

“Arus air saat hujan sangat deras dan berpotensi merusak lahan. Kami berharap ada normalisasi irigasi segera,” ujarnya dalam reses, Sabtu (15/11/2025).

Selain irigasi, warga juga mengeluhkan akses jalan produksi hasil panen di area percil Pucangan yang sulit dilewati kendaraan. Jalan utama Padasan–Koro–Merakurak disebut rusak parah dan sering membahayakan pengendara.

“Jalan jelek, sering jeglong dan merusak ban motor kami. Tolong segera diperbaiki,” keluh warga.

Akses Pupuk Bersubsidi serta Bansos

Masalah pupuk bersubsidi turut mencuat dari warga Desa Karanglo. Suntari, perwakilan petani, mempertanyakan mengapa pupuk yang ingin mereka beli justru dipersulit distribusinya.

“Kita ini mau beli, bukan mau hutang. Kenapa dipersulit?” ujarnya dengan nada frustrasi.

Selain persoalan irigasi dan pupuk, warga Desa Padasan juga menyoroti Bantuan Sosial (Bansos) yang dinilai tidak tepat sasaran, sehingga memicu kecemburuan sosial di masyarakat.

DPRD Tuban Siap Kawal Aspirasi ke Lintas Komisi

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Luqmanul Hakim memastikan semua aspirasi akan ditampung dan dibahas bersama komisi lain serta dinas terkait.

“Kita akan tampung semua aspirasi masyarakat dan berkoordinasi dengan rekan komisi lain serta dinas terkait,” katanya.

Anggota DPRD Tuban dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 ini menegaskan fungsi DPRD sebagai wakil rakyat untuk mengawal apa yang dibutuhkan masyarakat. Namun keputusan eksekusi tetap berada pada pemerintah daerah.

“Akan kita sampaikan ke komisi lain dan dinas terkait. Masalah ada solusi atau tidak, kami serahkan ke pemerintah daerah,” jelasnya.

Luqman berharap pemerintah desa hingga kabupaten lebih aktif mendengar dan menyerap keluhan masyarakat, bukan hanya menunggu laporan masuk.

“Saya harap pemerintah harus mendengar apa yang dikeluhkan masyarakatnya. Pemerintah desa hingga kabupaten harus proaktif menyerap keluhan warga,” pungkasnya. (Aj)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee