Tuban – Manajemen Persatu Tuban resmi menunjuk Slamet Sampurno sebagai Head Coach baru untuk menghadapi babak 32 besar Grup BB Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026. Penunjukan ini dilakukan untuk menggantikan posisi Khairul Anam, seiring kebutuhan tim melakukan penyegaran jelang fase krusial kompetisi.
Pelatih Berpengalaman di Sepak Bola Jawa Timur
Slamet Sampurno bukan sosok asing di kancah sepak bola Jawa Timur. Pelatih berlisensi ini dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam menangani tim-tim regional dengan karakter permainan disiplin dan kompetitif.
Sebelum bergabung dengan Persatu Tuban, Slamet tercatat sukses menukangi Mitra Surabaya serta membawa PSIL Lumajang menembus babak 16 besar Liga 3 Jawa Timur pada musim sebelumnya. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama manajemen dalam mempercayakan kursi pelatih kepala kepadanya.
Mantan Pemain Juara Divisi Utama
Selain berpengalaman sebagai pelatih, Slamet Sampurno juga memiliki latar belakang mentereng sebagai pemain. Ia merupakan pilar pertahanan Persibo Bojonegoro saat menjuarai Divisi Utama 2010, serta pernah menjadi bagian penting dari kejayaan Persik Kediri.
Mental juara dan pengalaman di level tertinggi inilah yang diharapkan mampu menular kepada skuad Laskar Ronggolawe dalam menghadapi tekanan di babak 32 besar.
Manajemen Minta Langsung Tancap Gas
Manajer Persatu Tuban, M. Abdul Rohman, menegaskan bahwa pelatih anyar diminta untuk segera bergerak cepat karena jadwal kompetisi yang kian dekat.
“Head coach baru kami minta untuk langsung tancap gas dan segera melakukan penyesuaian karena jadwal kompetisi sudah semakin dekat,” ujar Rohman, Kamis (18/12/2025).
Ia berharap kehadiran Slamet mampu membawa energi baru sekaligus mempercepat pembenahan internal tim agar performa pemain meningkat secara signifikan.
Target Prestasi dan Harapan Jadi Tuan Rumah
Rohman menambahkan, manajemen saat ini masih fokus pada percepatan pembenahan internal sebagai bagian dari target jangka panjang Persatu Tuban untuk menembus level nasional.
Selain itu, manajemen juga berharap Persatu Tuban kembali dipercaya menjadi tuan rumah pada babak 32 besar Liga 4. Untuk mewujudkan hal tersebut, dukungan penuh dari masyarakat Tuban sangat dibutuhkan.
Menurut Rohman, manajemen dan tim pelatih tidak bisa bekerja sendiri dalam mengangkat prestasi Persatu Tuban. Sinergi dari seluruh elemen menjadi kunci utama.
“Persatu tidak bisa berjalan sendiri. Semua harus saling mendorong dan mendukung demi prestasi Persatu Tuban,” pungkasnya. (Aj)
Editor : Kief












