Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Persatu Tuban Awali Liga 4 dengan Kemenangan Meyakinkan 2-0 atas Bojonegoro FC

- Reporter

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persatu Tuban berhasil mengawali Liga 4 dengan Kemenangan 2 - 0 atas tamunya, Bojonegoro FC di Stadion Tuban Sport Center,  (Persatu/Liputansatu.id).

Persatu Tuban berhasil mengawali Liga 4 dengan Kemenangan 2 - 0 atas tamunya, Bojonegoro FC di Stadion Tuban Sport Center, (Persatu/Liputansatu.id).

Tuban – Persatu Tuban membuka perjalanan mereka di ajang Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur dengan hasil gemilang. Bermain di hadapan publik sendiri pada laga perdana Grup C di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Minggu (07/12/2025), Laskar Ronggolawe sukses menaklukkan Bojonegoro FC dengan skor meyakinkan 2-0.
Kemenangan ini bukan hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa Persatu siap bersaing serius dalam perebutan posisi teratas grup.

Start Cepat Persatu: Dua Gol dalam 12 Menit

Sejak menit pertama, tim besutan Khoirul Anam langsung mengambil alih inisiatif permainan. Tekanan tinggi dan tempo agresif yang diterapkan membuat barisan belakang Bojonegoro FC tak mampu keluar dari tekanan.
Hasilnya muncul cepat.
Pada menit ke-4, Iryanto Wandik (7) membuka keran gol Persatu setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan. Sontekannya dari jarak dekat tak mampu dibendung kiper Bojonegoro FC, mengubah skor menjadi 1-0.
Tak berhenti di situ, delapan menit kemudian Wandik kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari sebuah umpan matang, winger lincah itu melepaskan tembakan keras ke tiang jauh yang tak terjangkau penjaga gawang.
Persatu unggul 2-0 hanya dalam 12 menit, membuat Stadion TSC bergemuruh.

Kartu Merah di Penghujung Babak Pertama

Tertinggal dua gol membuat permainan Bojonegoro FC semakin tidak stabil. Pada menit ke-41, situasi mereka makin sulit ketika M. Afandi Yusuf (16) harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah akibat sikutan ke dada pemain Persatu.
Dengan 10 pemain tersisa, Bojonegoro FC hanya bisa bertahan sembari berharap tidak kebobolan lebih banyak.

Persatu Mendominasi, tetapi Tumpul di Babak Kedua

Meski unggul jumlah pemain dan menguasai pertandingan hampir sepanjang babak kedua, Persatu Tuban gagal menambah gol. Sejumlah peluang emas tercipta, namun penyelesaian akhir menjadi masalah utama. Tendangan melenceng, umpan yang kurang akurat, hingga keputusan tergesa-gesa membuat skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang.
Situasi ini menjadi catatan penting bagi tim pelatih, terutama karena Persatu berpotensi menang lebih besar.

Komentar Pelatih: Menang, Tapi Belum Memuaskan

Pelatih Kepala Persatu Tuban, Khoirul Anam, mengapresiasi kemenangan anak asuhnya, tetapi tak menutup mata terhadap sejumlah kekurangan yang terlihat sepanjang pertandingan.
“Alhamdulillah kita diberi kemenangan dengan tiga poin. Namun secara pribadi saya belum puas. Lawan mendapat satu kartu merah, tetapi anak-anak belum bisa menambah gol. Ini menjadi bahan evaluasi kami untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Anam.
Ia menegaskan evaluasi akan dilakukan menyeluruh di semua lini—mulai dari pertahanan, transisi, hingga eksekusi di lini depan.
Terkait mandeknya produktivitas gol di babak kedua, Anam menyebut faktor psikologis dan ketidaksabaran pemain muda sebagai salah satu penyebabnya.
“Ketika unggul jumlah pemain, anak-anak justru tidak bisa berkembang. Mereka terburu-buru ingin mencetak gol, kurang tenang dan kurang sabar. Banyak keputusan yang tidak efektif sehingga peluang gagal menjadi gol. Penyelesaian akhir kami masih kurang tajam,” tegasnya.

Modal Bagus untuk Laga Selanjutnya

Meski ada sejumlah kekurangan, kemenangan 2-0 ini menjadi modal awal yang solid bagi Persatu Tuban dalam persaingan Grup C Liga 4 Piala Gubernur Jatim. Dengan tiga poin pertama di tangan, Persatu memiliki posisi strategis untuk menatap pertandingan berikutnya dengan lebih percaya diri.
Tantangan selanjutnya tentu tak ringan, namun laga perdana ini membuktikan bahwa Persatu memiliki kualitas untuk melangkah jauh—dengan catatan perbaikan efektivitas di depan gawang segera dilakukan. (Aj)

Editor : Kief

Berita Terkait

Seorang Pemuda di Tuban Kabur Setelah Rudapaksa Gadis di Bawah Umur
Tanggapi Kuasa Hukum Pelapor ASN Diduga Asusila : BPN Tuban Buka Suara
Meski Sudah Berstatus Tersangka, BPN Tuban Belum Berikan Sanksi Pegawainya
Laut Tuban Mencekam, MV Khatulistiwa 8 Tabrak Tongkang, 1 Awak Hilang
40 Warga Tuban Kembali Menata Masa Depan Lewat PKBM Adhyaksa
58 Gerai KDMP di Tuban Belum Dibangun, Masalah Lahan Jadi Kendala
Kasus Tukar Guling TKD Purworejo Masuk Meja Perundingan Pemkab Tuban
Regulasi Baru, BPD Didorong Perkuat Pengawasan Desa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Seorang Pemuda di Tuban Kabur Setelah Rudapaksa Gadis di Bawah Umur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Tanggapi Kuasa Hukum Pelapor ASN Diduga Asusila : BPN Tuban Buka Suara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Meski Sudah Berstatus Tersangka, BPN Tuban Belum Berikan Sanksi Pegawainya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:08 WIB

40 Warga Tuban Kembali Menata Masa Depan Lewat PKBM Adhyaksa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:11 WIB

58 Gerai KDMP di Tuban Belum Dibangun, Masalah Lahan Jadi Kendala

Berita Terbaru

Ilustrasi anak dibawah umur yang murung akibat kekerasan seksual. (Gambar : Desain AI)

Hukum Kriminal

Seorang Pemuda di Tuban Kabur Setelah Rudapaksa Gadis di Bawah Umur

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:13 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu