Empat Kendaraan Terlibat Tabrakan
Situbondo – Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di jalur pantura Situbondo, tepatnya di Desa Bletok, Kecamatan Bungatan, pada Kamis (17/04/2025). Insiden ini diduga dipicu oleh aksi nekat sekelompok anak punk yang menghentikan laju truk secara mendadak, menyebabkan kemacetan panjang dan kerusakan kendaraan.
Berdasarkan informasi di lapangan, keempat kendaraan yang terlibat adalah dua unit truk engkel, satu truk towing, dan satu truk Fuso. Semuanya melaju dari arah Banyuwangi menuju Surabaya sebelum akhirnya mengalami kecelakaan beruntun akibat pengereman mendadak.
Menurut keterangan Kapolsek Bungatan, Iptu Liskurrahman, awal mula insiden terjadi ketika truk Fuso dihentikan secara tiba-tiba oleh lima anak punk yang berada di tengah jalan. Truk engkel di belakangnya berusaha menghindar dan mengerem mendadak. Namun, truk towing yang berada di urutan ketiga tidak sempat berhenti dan menabrak truk engkel di depannya. Disusul oleh truk engkel terakhir yang juga menabrak dari belakang.
Tidak Ada Korban Jiwa, Namun Lalu Lintas Sempat Lumpuh
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini menyebabkan kemacetan parah sepanjang satu kilometer. Petugas kepolisian yang berada di lokasi terpaksa menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas guna mengurai kemacetan.
“Kelima anak punk itu sempat melarikan diri, namun berhasil diamankan warga dan dibawa ke Polsek Bungatan. Kami lakukan pembinaan dan memanggil orang tua mereka. Kami juga buatkan surat pernyataan agar kejadian serupa tidak terulang,” jelas Iptu Liskurrahman.
Baca juga: Kecelakaan Maut: Emak-Emak di Situbondo Tewas Terlindas Truk Box di Jalur Pantura
Baca juga: Hindari Mobil Parkir, Wanita di Situbondo Tewas Terlindas Truk Tronton
Imbauan untuk Waspada dan Tertib Berlalu Lintas
Peringatan bagi pengendara untuk selalu waspada dan menjaga jarak aman saat berkendara, terutama di jalur padat seperti Pantura. Selain itu, masyarakat diimbau untuk turut serta menjaga ketertiban di ruang publik, agar tidak terjadi gangguan keamanan yang membahayakan pengguna jalan lainnya.(Fia)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












