Asyik Bersantai di Pinggir Pantai, Lima Pelajar Di Situbondo Dibawa Satpol PP

- Reporter

Selasa, 3 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Lima pelajar yang dibawah Satpol PP Situbondo karena kedapatan bolos sekolah diminta untuk membuat pernyataan untuk tidak mengulangi, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Situbondo menjaring lima orang pelajar yang kedapatan bolos sekolah saat jam belajar berlangsung. Kelimanya terjaring dalam razia ketertiban yang digelar pada Selasa (03/02/2026) di kawasan wisata Pantai Patek, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan.
Para pelajar tersebut diketahui sedang asyik nongkrong dan bersantai di pinggir pantai saat seharusnya mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Pelajar Terjaring dari Dua Kabupaten

Dari hasil pendataan, lima pelajar yang terjaring terdiri dari dua siswa SMP asal Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, serta dua siswa SMP dan satu siswa SMK dari wilayah Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo.
Keberadaan pelajar lintas wilayah tersebut menjadi perhatian petugas, mengingat aktivitas bolos dilakukan di luar daerah domisili sekolah.

Dibawa ke Kantor Satpol PP, Diminta Buat Surat Pernyataan

Usai terjaring razia, kelima pelajar langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Kabupaten Situbondo. Di lokasi, mereka diminta menulis surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan bolos sekolah.
Selain itu, Satpol PP juga memanggil pihak sekolah dan orang tua masing-masing siswa untuk datang ke kantor Satpol PP guna menjemput serta memberikan pembinaan lanjutan.

Satpol PP: Penertiban Berdasarkan Perda dan Perkada

Kepala Satpol PP Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto, melalui Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD), Maharani AM, menjelaskan bahwa razia tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Kepala Daerah (Perkada), serta regulasi lainnya yang berlaku.
“Razia ini bertujuan menciptakan ketertiban dan keamanan, termasuk ketertiban pendidikan bagi anak sekolah yang bolos,” ujar Maharani.

Efek Jera dan Peran Orang Tua Ditekankan

Menurut Maharani, penertiban pelajar bolos sekolah diharapkan dapat meningkatkan peran aktif sekolah dan orang tua dalam mengawasi anak-anak selama jam belajar.
“Langkah ini juga untuk memberikan efek jera agar mereka tidak mengulangi perbuatannya. Jika ke depan masih terjaring, kami tidak akan segan menindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Satpol PP Situbondo memastikan kegiatan penertiban serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum dan mendukung dunia pendidikan. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Ruangan Masih Terkunci, Kubu Go Tjong Ping Terpaksa Buka Paksa Kantor Klenteng
Miyadi Tegaskan PKB Sudah Siapkan Calon Bupati
Luapkan Kekesalan Aliansi Petani-Nelayan Tuban Lempar Telur di Depan Pemkab
Perundungan Marak di Tuban, DPRD Buka Suara
Umat Klenteng Kwan Sing Bio Geruduk Kantor Kelurahan
Mendekati Pemilihan Serentak DPRD Tuban Godok Raperda Pilkades
Lantik Komisariat se-Tuban, HMI Ditantang Jadi Pengawal Kebijakan Pemerintah
Perundungan Anak Berulang di Kota Layak Anak Tuban

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Ruangan Masih Terkunci, Kubu Go Tjong Ping Terpaksa Buka Paksa Kantor Klenteng

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Miyadi Tegaskan PKB Sudah Siapkan Calon Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Luapkan Kekesalan Aliansi Petani-Nelayan Tuban Lempar Telur di Depan Pemkab

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Perundungan Marak di Tuban, DPRD Buka Suara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Umat Klenteng Kwan Sing Bio Geruduk Kantor Kelurahan

Berita Terbaru

Daerah

Miyadi Tegaskan PKB Sudah Siapkan Calon Bupati

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:56 WIB

Daerah

Perundungan Marak di Tuban, DPRD Buka Suara

Rabu, 21 Okt 2026 - 18:20 WIB

Daerah

Umat Klenteng Kwan Sing Bio Geruduk Kantor Kelurahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 19:46 WIB

Exit mobile version