Bojonegoro – Atlet Tarung Derajat asal Kabupaten Bojonegoro, Dhani Ahmad Abdullah, berhasil menyumbangkan medali perak bagi kontingen Jawa Timur dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Tahun 2025. Pertandingan digelar di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
Dhani yang turun di kelas 64,1–67 kg tampil konsisten dan mampu bersaing ketat dengan atlet dari berbagai provinsi. Prestasi ini menjadi bukti kualitas atlet muda Bojonegoro sekaligus kontribusi nyata bagi Jawa Timur di level nasional. Selain sebagai atlet, Dhani tercatat sebagai mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris.
Dukungan Pengurus dan Pelatih
Ketua Pengurus Cabang Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bojonegoro, Mochamad Noer Arifin (Gus Noer), mengaku bangga atas capaian tersebut.
“Prestasi ini tidak hanya membanggakan Bojonegoro, tetapi juga menjadi kontribusi penting bagi Jawa Timur. Dhani menunjukkan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan semangat juang, atlet daerah mampu bersaing di level nasional,” ujarnya.
Hal senada disampaikan pelatih Tarung Derajat Bojonegoro, Udin Wahyu Utomo. Menurutnya, keberhasilan ini berkat program latihan terukur serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui KONI.
“Dukungan pemerintah daerah sangat berarti bagi kami. Tanpa perhatian dan fasilitas yang diberikan, pembinaan Tarung Derajat tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.
Ungkapan Syukur Sang Atlet
Dhani sendiri mengungkapkan rasa syukur atas capaian ini.
“Alhamdulillah, saya bisa mempersembahkan medali perak untuk Jawa Timur. Terima kasih kepada pelatih, pengurus, serta seluruh pihak yang selalu mendukung. Semoga ke depan saya bisa meraih hasil lebih baik,” tutur Dhani.
Kebanggaan untuk Bojonegoro dan Jawa Timur
Keberhasilan Dhani Ahmad Abdullah tidak hanya menjadi kebanggaan Kabupaten Bojonegoro, tetapi juga memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan potensi besar dalam ajang olahraga mahasiswa tingkat nasional. (Az)
Editor : Kief












