Situbondo – Mengawali tahun 2026, pelaku UMKM Kuliner Burnik City yang berlokasi di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, menggelar doa bersama sekaligus penggalangan donasi untuk korban bencana alam di wilayah Sumatera, Kamis (01/01/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial para pelaku usaha kuliner terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus refleksi awal tahun dengan semangat kebersamaan dan empati.
Camat Situbondo: Bentuk Kepedulian Sosial UMKM
Camat Situbondo, Rosi Rosaindratna, mengatakan kegiatan doa bersama dan penggalangan donasi ini merupakan inisiatif positif dari pelaku UMKM Kuliner Burnik City sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan ini, kami bersama pelaku UMKM Kuliner Burnik City berupaya membantu saudara-saudara kita di Sumatera. Donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo,” ujar Rosi.
Ia menambahkan, meskipun bantuan yang diberikan tidak besar, namun diharapkan mampu meringankan beban para korban sekaligus memberikan dukungan moril.
“Semoga apa yang kami lakukan bersama ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” pungkasnya.
Paguyuban Burnik City Apresiasi Dukungan Pemerintah
Sementara itu, Ketua Paguyuban Burnik City, Hadari, menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, kecamatan, hingga pemerintah kabupaten.
“Kegiatan ini dapat berjalan berkat dukungan Pak Lurah, Ibu Camat, serta Bupati Situbondo Mas Rio. Atas nama Paguyuban Burnik City dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Situbondo yang telah membantu pemasangan PJU untuk mendukung aktivitas pelaku UMKM di Burnik City,” kata Hadari.
Dorong Burnik City Jadi Pusat Kuliner Unggulan
Lebih lanjut, Hadari berharap kawasan wisata kuliner Burnik City dapat terus berkembang menjadi pusat kuliner unggulan di Kabupaten Situbondo. Ia menilai Burnik City memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM.
“Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, baik di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten, kami optimistis Burnik City bisa menjadi ikon wisata kuliner Situbondo,” ujarnya. (Fia)
Editor : Kief












