Banjir Bali: Empat Korban Perempuan Ditemukan di Muara Tukad Badung

- Reporter

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan melakukan evakuasi jenasah korban banjir di muara Tukad Badung, Bali, Rabu (10/09/2025),  (hms/SAR Denpasar).

Tim SAR gabungan melakukan evakuasi jenasah korban banjir di muara Tukad Badung, Bali, Rabu (10/09/2025), (hms/SAR Denpasar).

Denpasar – Bencana banjir yang melanda sebagian wilayah Bali pada Rabu (10/09/2025) terus menelan korban jiwa. Gubernur Bali menetapkan status Tanggap Darurat pada pukul 22.00 WITA, dan sesuai ketentuan, koordinasi penanganan pra hingga pasca bencana dilakukan oleh BNPB. Basarnas bersama unsur SAR lainnya fokus pada pencarian dan evakuasi.

Penemuan Jenasah di Hari Kedua Operasi SAR

Memasuki hari kedua operasi SAR, pencarian difokuskan di sepanjang titik awal kejadian hingga muara Waduk Tukad Badung. Kawasan Pasar Badung Kumbasari sendiri sudah ditangani unsur SAR lainnya.
Pada pukul 07.59 WITA, tim SAR gabungan menerima laporan dari nelayan setempat tentang penemuan dua jenasah di rawa-rawa muara Tukad Badung. Saat proses evakuasi berlangsung, kembali ditemukan satu jenasah. Tak lama kemudian, sekitar pukul 09.40 WITA, satu jenasah lagi berhasil ditemukan.
“Keempat korban yang ditemukan adalah perempuan, selanjutnya dibawa ke RS Prof Ngoerah menggunakan Ambulance Al Mandiri, Ambulance BPBD, dan Ambulance Namru untuk proses identifikasi,” jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Identitas Korban Masih Ditelusuri

Dari salah satu jenasah, tim menemukan tas kecil berisi kartu koperasi simpan pinjam atas nama Nyoman Sari. Sementara tiga jenasah lainnya tidak membawa barang yang dapat dijadikan petunjuk identitas.
“Untuk identitasnya kami menunggu hasil dari RS Prof Ngoerah, agar tidak terjadi informasi simpang siur,” tambah Sidakarya.

Penyisiran Berlanjut Hingga Benoa

Penyisiran sorti pertama dilaksanakan pukul 11.00 WITA menggunakan lima unit kano milik nelayan setempat dengan 10 personel. Pencarian dilakukan hingga perairan dekat Benoa. Namun, hingga pukul 12.35 WITA, hasil penyisiran masih nihil. (My)

Editor : Kief

Berita Terkait

Warga Soko Tuban Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan
Ironi Gedung PN Tuban Rp13,5 Miliar, Belum Dipakai Tapi Sudah Mulai Rusak
Kasus Dugaan Penjualan TKD Talangkembar:  Inspektorat Tuban Masih Hitung Kerugian Negara
Kejari Tuban Akui Kajari dan Kasi Pidum Jalani Pemeriksaan Disiplin
Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional
KPU Situbondo Perbarui Data Pemilih, Kini Capai 538.057 Orang
Bantah Ada Penggeledahan, Polemik Dugaan Uang Pelicin di Kejari Tuban Belum Reda
37 Tahun Terbengkalai, Pasar Terbesar di Situbondo Akhirnya Direvitalisasi

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:13 WIB

Warga Soko Tuban Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:02 WIB

Ironi Gedung PN Tuban Rp13,5 Miliar, Belum Dipakai Tapi Sudah Mulai Rusak

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:46 WIB

Kasus Dugaan Penjualan TKD Talangkembar:  Inspektorat Tuban Masih Hitung Kerugian Negara

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:03 WIB

Kejari Tuban Akui Kajari dan Kasi Pidum Jalani Pemeriksaan Disiplin

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:15 WIB

Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional

Berita Terbaru