Banjir Bandang di Tuban Rendam Sekolah dan Rusak Rumah Warga

- Reporter

Minggu, 5 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi ruang kelas sebuah sekolahan yang terdampak banjir bandang,(Ist).

Kondisi ruang kelas sebuah sekolahan yang terdampak banjir bandang,(Ist).

TUBAN, JATIM – Banjir bandang yang melanda Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, pada Sabtu (4/1/2024) sore, menyebabkan kerusakan besar, termasuk merendam gedung sekolah SMPN 1 dan SD Negeri 2 Rengel.

Pantauan di lokasi menunjukkan hampir seluruh ruang belajar, ruang guru, dan ruang praktik di SMPN 1 terendam air setinggi 40 cm. Meskipun air telah surut, material lumpur setebal 20 cm masih memenuhi ruangan. Bangku-bangku kelas berserakan, dan halaman sekolah penuh lumpur. Pagar sekolah sepanjang delapan meter juga jebol, menyebabkan kerusakan pada satu rumah warga akibat tertimpa reruntuhan pagar.

Di SDN 2 Rengel yang berada di seberang SMPN 1, kondisi serupa terjadi. Proses pembersihan lumpur sedang dilakukan oleh pihak sekolah, guru, siswa, dan relawan dari BPBD, Tagana, serta Damkar menggunakan semprotan air.

Penyebab dan Dampak Banjir Bandang

Menurut Kalaksa BPBD Tuban, Sudarmaji, banjir bandang ini disebabkan oleh luapan air hujan dari dataran tinggi di wilayah Grabagan, Banyubang, Ngrejeng, dan Ngarum. Rengel yang merupakan dataran rendah menjadi lokasi penampungan air dari daerah tersebut.

“Setiap tahun, banjir dan air bah semakin besar. Kami akan segera mengevaluasi bersama stakeholder untuk mencari solusi jangka panjang,” ujar Sudarmaji saat meninjau lokasi di SMPN 1 Rengel.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Tiga Desa di Tuban, Lalu Lintas Lumpuh

Selain sekolah, jalan raya di sekitar Pasar Rengel juga dipenuhi lumpur. Dua rumah warga di Desa Rengel dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat terjangan banjir. BPBD Tuban saat ini masih mendata total kerusakan yang terjadi.

Langkah-Langkah Penanganan

Selain pembersihan lumpur di area terdampak, pihak terkait berencana memperkuat koordinasi untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Banjir ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana, terutama di daerah rawan banjir seperti Kecamatan Rengel.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda
Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam
Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai
Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan
Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Rekaman CCTV Bongkar Aksi Maling di Tuban, Satu Pelaku Masih DPO
Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam
Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:54 WIB

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam

Senin, 13 Juli 2026 - 14:33 WIB

Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WIB

Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan

Senin, 13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Molornya penyelesaian gedung membuat MPLS bagi 196 siswa baru tidak dapat dimulai sesuai jadwal. Bahkan masih terlihat beberapa pekerja di depan Sekolah Rakyat, (Assa/Liputansatu.id).

Pemerintah

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Jul 2026 - 16:54 WIB