Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

BARONG Grup Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur Terkait Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia

- Reporter

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuala Lumpur – Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup) melakukan konsultasi resmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, terkait rencana akuisisi pabrik rokok di negara tersebut sebagai bagian dari ekspansi bisnis industri tembakau regional.

Langkah ini dilakukan menyusul informasi bahwa Pemerintah Malaysia tidak lagi menerbitkan izin baru untuk pendirian pabrik rokok, sehingga peluang bagi investor yang ingin memproduksi rokok di negara tersebut hanya bisa dilakukan melalui pembelian atau akuisisi pabrik rokok yang telah lama beroperasi.

Founder sekaligus Owner BARONG Grup, HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyampaikan bahwa konsultasi dengan pihak KBRI menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran hukum, regulasi, serta peluang investasi yang tersedia di Malaysia.

Diterima Hangat oleh Wakil Dubes RI

Dalam kunjungan tersebut, rombongan BARONG Grup diterima langsung oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Danang Waskito, di kantor KBRI Kuala Lumpur.

Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat Kedutaan, di antaranya:

  • Sekretaris Kedutaan Maria Kusumanegari
  • Staf Penerangan Sosial Budaya Cantika
  • Atase Perdagangan Azizah Rahmaniar Salam

Diskusi berlangsung hangat dengan membahas berbagai aspek terkait investasi industri tembakau, potensi kerja sama bisnis, hingga mekanisme akuisisi perusahaan di Malaysia.

Akuisisi Pabrik Lama Jadi Opsi Strategis

Dalam pembahasan tersebut, salah satu poin penting yang muncul adalah kemungkinan mengakuisisi pabrik rokok lama yang sudah memiliki izin produksi di Malaysia.

Strategi ini dinilai menjadi opsi paling realistis bagi investor yang ingin masuk ke industri rokok di Malaysia, mengingat regulasi yang semakin ketat terhadap penerbitan izin baru. Selain untuk produksi rokok, langkah tersebut juga membuka peluang bagi BARONG Grup untuk menjual tembakau ke pabrik-pabrik rokok di Malaysia.

KBRI Fasilitasi Pertemuan dengan Pengacara Malaysia

Usai pertemuan di kantor Kedutaan, Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Azizah Rahmaniar Salam turut membantu memfasilitasi BARONG Grup dengan memberikan kontak seorang pengacara Malaysia yang dapat membantu proses akuisisi perusahaan. Pertemuan lanjutan kemudian dijadwalkan antara pihak BARONG Grup dengan pengacara tersebut.

Founder BARONG Grup, HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, dijadwalkan bertemu dengan pengacara yang direkomendasikan Kedutaan setelah salat tarawih di Cloud 9 Cafe, Pavilion Elite Bukit Bintang Plaza Kuala Lumpur.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya awal untuk mempelajari aspek hukum serta mekanisme bisnis dalam rencana akuisisi perusahaan rokok di Malaysia.

Lanjutkan Ekspansi ke Filipina

Setelah agenda di Kuala Lumpur, HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy dijadwalkan melanjutkan perjalanan bisnisnya ke Manila, Filipina, untuk melakukan penjajakan peluang usaha di negara tersebut.

Ekspansi ini disebut sebagai bagian dari langkah BARONG Grup untuk memperluas jaringan bisnis industri tembakau di kawasan Asia Tenggara.

Apresiasi untuk KBRI Kuala Lumpur

HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran KBRI Kuala Lumpur atas sambutan dan dukungan yang diberikan kepada warga negara Indonesia yang tengah menjalankan kegiatan usaha di luar negeri.

Menurutnya, keberadaan Kedutaan menjadi tempat konsultasi sekaligus dukungan bagi pelaku usaha Indonesia di luar negeri.

“Saya merasa seperti menemukan rumah sendiri ketika berada di luar negeri. Kedutaan Republik Indonesia benar-benar memberikan dukungan dan membantu menemukan solusi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia atas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat Indonesia di luar negeri.

Editor : Muhyidin Khifdhi

Berita Terkait

LPG 3 Kg Langka di Tuban, Warga Ditolak Pangkalan dan Terpaksa Beli Rp30 Ribu Dari Pengecer
Vonis 4 Tahun Penjara! 3 Terdakwa Korupsi PADes Kedungsoko Tuban Dipastikan Bersalah
Rakor APBDes 2026: Bupati Situbondo Tekankan Perkuat Sinergi dan Prioritaskan Perbaikan Jalan
LPG 3 Kg Diklaim Aman, Warga Tuban Justru Mengeluh Langka dan Tembus Rp40 Ribu
42 Truk Koperasi Desa Merah Putih Diserahkan di Makodim 0811 Tuban
ASN Situbondo Khidmat Ikuti Apel Akbar dan Halalbihalal Ditengah Guyuran Hujan
42 Truk Logistik Koperasi Merah Putih Tiba di Tuban, Siap Didistribusikan ke Desa Usai Lebaran
Pemkab Tuban Tambah 51 Ribu Tabung LPG 3 Kg Jelang Lebaran 2026

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:22 WIB

LPG 3 Kg Langka di Tuban, Warga Ditolak Pangkalan dan Terpaksa Beli Rp30 Ribu Dari Pengecer

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:20 WIB

Vonis 4 Tahun Penjara! 3 Terdakwa Korupsi PADes Kedungsoko Tuban Dipastikan Bersalah

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:05 WIB

Rakor APBDes 2026: Bupati Situbondo Tekankan Perkuat Sinergi dan Prioritaskan Perbaikan Jalan

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:15 WIB

LPG 3 Kg Diklaim Aman, Warga Tuban Justru Mengeluh Langka dan Tembus Rp40 Ribu

Rabu, 25 Maret 2026 - 01:41 WIB

ASN Situbondo Khidmat Ikuti Apel Akbar dan Halalbihalal Ditengah Guyuran Hujan

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id