Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Bos Travel Umrah Ponorogo Gelapkan Rp 5 Miliar, Ditangkap di Madiun

- Reporter

Rabu, 1 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku penipuan travel Umroh dan Haji,(Ist).

Pelaku penipuan travel Umroh dan Haji,(Ist).

MADIUN, JATIM – Juwariah (42), pemilik biro jasa umrah dan haji ( Bos Travel) asal Ponorogo, ditangkap aparat Polres Madiun atas dugaan penggelapan dana calon jemaah hingga mencapai Rp 5 miliar. Penangkapan tersebut bermula dari laporan para korban yang merasa dirugikan.

Wakapolres Madiun, Kompol Moh Asrori Khadafi, menyatakan bahwa tersangka, pemilik travel Ladima, kini telah diamankan. “Ada enam korban yang melaporkan kasus ini. Satu tersangka, pemilik asal Ponorogo, berhasil kami amankan,” ungkapnya saat konferensi pers, Selasa (31/12/2024).

Modus Penipuan Haji Furoda

Menurut Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi Anto Prabowo, modus pelaku adalah menawarkan program haji furoda. Para korban yang membayar penuh biaya haji tersebut ternyata tidak pernah diberangkatkan. “Masing-masing korban membayar Rp 350 juta hingga Rp 900 juta. Pembayaran dilakukan sejak 2019, namun hingga 2023, mereka tak kunjung berangkat,” jelas Agus.

Dugaan Penyelewengan Dana Total kerugian yang dilaporkan mencapai Rp 5 miliar, dengan jumlah korban yang melapor sebanyak lima orang. Pelaku diduga menggunakan uang hasil penggelapan untuk kepentingan pribadi. “Uang tersebut dipakai untuk foya-foya,” tambah Agus.

Hukuman Berat Menanti Pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Agus juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih biro jasa umrah dan haji. “Pastikan biro tersebut terdaftar secara resmi di Kementerian Agama,” tegasnya.

Baca juga: Korupsi PSU Perumahan Puri Asri Lestari Madiun Terbongkar, Kerugian Negara Capai Rp 2,4 Miliar

Pengakuan Bos Travel (Tersangka)

Dalam keterangannya, Juwariah (selaku bos travel umroh) mengaku bahwa usahanya terdampak pandemi COVID-19 yang menyebabkan masalah keuangan. “Kami tidak ada niat menipu. Sebagian uang sudah kami kembalikan,” ujar tersangka.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu