Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Cucian Pasir Marak di Jalur Pantura Tuban, Limbah Tercecer di Jalan hingga Dibuang ke Areal Pertanian

- Reporter

Minggu, 3 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat alt berat jenis excavator dan dump truk muatan pasir kuarsa saat melakukan aktivasi di tempat usaha cucian pasir di Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, (Ist).

Terlihat alt berat jenis excavator dan dump truk muatan pasir kuarsa saat melakukan aktivasi di tempat usaha cucian pasir di Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, (Ist).

Tuban – Tidak hanya jalan di sepanjang jalur Pantura Tuban-Semarang yang berubah warna dari hitam menjadi cokelat akibat dampak dari tumpahan pasir kuarsa yang diangkut oleh dump truk dari tambang, limbah cucian pasir silika juga mengganggu indahnya panorama pantai di sepanjang jalan wilayah Kecamatan Bancar hingga Kecamatan Tambakboyo. 

Kondisi ini seakan diacuhkan oleh pemerintah daerah setempat terlebih pengusaha. Di sisi kanan kiri jalan sepanjang Jalur Pantura Tuban, terdapat banyak sekali usaha cucian pasir yang seakan sengaja dibiarkan tumbuh subur.

Dari pantauan media ini, hilir mudik kendaraan dump truk muatan pasir kuarsa dengan kapasitas sekitar 8 sampai dengan 10 ton dari tambang di wilayah Kecamatan Jatirogo, menuju lokasi cucian pasir di Desa Margosuko, Kecamatan Bancar. Proses selanjutnya, pasir akan disaring dan dipilah untuk diambil butiran pasir sesuai dengan kebutuhan dan kegunaannya. 

Saat dilakukan penelusuran di lapangan, terdapat usaha cucian pasir di Desa Margosuko, banyak pasir berwarna cokelat berikut limbah cuciannya yang seolah sengaja dibiarkan mengalir ke areal persawahan dan merusak tanaman warga. Hal ini mengakibatkan hasil pertanian mereka gagal panen. 

“Usaha itu sudah lama mas. Dalam sehari ada puluhan truk pengangkut pasir keluar masuk ke lokasi cucian pasir. Kalau masalah perizinan, saya tidak faham,” ungkap K dan meminta agar namanya tidak disebutkan. 

K mengaku, jika usaha cucian pasir tersebut milik H, seorang pengusaha asal Kabupaten Lamongan.

“Saya tidak tahu pasti mas. Cuma usaha ini sudah lama dan sepertinya tidak ada tindakan. Sebenarnya saya juga resah, karena selain mengganggu, pembuangan limbah cuciannya juga berdampak pada hasil panen,” keluhnya. 

Terpisah, pemilik usaha cucian pasir, H saat dikonfirmasi media ini tidak memberikan tanggapan. Bahkan saat ditanya perihal alat berat yang disinyalir menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar atau dexlite, pihaknya juga tidak merespon. 

Kendati begitu, banyak masyarakat yang mempertanyakan peran pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) dan Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian (DKP2P) Kabupaten Tuban atas dugaan pembuangan limbah secara sembarangan dan keluhan masyarakat atas pencemaran lingkungan yang berdampak pada pertanian mereka. 

Editor : Silvy

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu