Curah Cottok: Pelopor Koperasi Desa Merah Putih, Perkuat Serapan Gabah dan Ekonomi Desa

- Reporter

Sabtu, 12 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Gambar: Ilustrasi/Ist).

(Gambar: Ilustrasi/Ist).

SitubondoDesa Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menjadi pelopor dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Inisiatif ini lahir untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membangun kemandirian ekonomi desa dari akar rumput.

Peran Koperasi dalam Serapan Gabah Petani

Koperasi Merah Putih di Desa Curah Cottok berperan sebagai agregator hasil panen, khususnya gabah. Koperasi ini menyerap gabah langsung dari petani dengan harga yang ditentukan pemerintah. Tujuannya antara lain:

  • Menjaga stabilitas harga agar petani tetap mendapatkan keuntungan yang layak saat panen raya.
  • Memutus ketergantungan pada tengkulak yang kerap membeli hasil panen dengan harga rendah.
  • Mendukung distribusi nasional seperti ke Perum Bulog untuk program-program pangan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, menyatakan bahwa sistem koperasi desa dapat memperkuat serapan pangan oleh negara dan memperpendek rantai distribusi pangan dari petani ke masyarakat.

Sistem Kerja Koperasi Desa Merah Putih

Koperasi Merah Putih beroperasi berdasarkan prinsip koperasi modern: terbuka, demokratis, dan dikelola secara profesional oleh dan untuk anggota. Beberapa unit usaha yang dijalankan koperasi ini antara lain:

  • Unit simpan pinjam berbasis desa
  • Gerai sembako dan pangan pokok
  • Pengelolaan gabah dan hasil pertanian
  • Distribusi logistik pangan desa

Setiap desa memiliki struktur koperasi sendiri, namun tetap terhubung dalam sistem koperasi nasional yang terintegrasi, didampingi oleh pemerintah daerah dan pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM.

Kolaborasi Strategis dengan Bulog

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Perum Bulog juga sedang menyusun skema kerja sama dengan koperasi desa agar dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan nasional. Koperasi seperti di Curah Cottok akan menjadi model distribusi pangan nasional dari desa untuk rakyat.

Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih Siap Majukan Ekonomi Rakyat Jawa Timur

Baca juga: Ambisi Memajukan Jawa Timur: Khofifah Paparkan Program Prioritas Pembangunan

Kesimpulan

Desa Curah Cottok tak hanya membangun koperasi, tapi juga menjadi pionir gerakan ekonomi kerakyatan berbasis pangan. Koperasi Merah Putih di desa ini diharapkan menjadi inspirasi bagi ribuan desa lain di seluruh Indonesia untuk mandiri secara ekonomi dan berdaulat secara pangan.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee