Diduga Terkena Alat Strum, Pria Asal Kanor Bojonegoro Tewas Tenggelam di Bengawan Solo

- Reporter

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari Puskesmas Kanor Bojonegoro melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo,  (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Petugas dari Puskesmas Kanor Bojonegoro melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Peristiwa Nahas di Bengawan Solo, seorang pria asal Kabupaten Bojonegoro meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Bengawan Solo saat mencari ikan, Minggu (30/11/2025) pagi. Korban diketahui bernama Tasrip (38), warga Dusun Kanor RT 01 RW 04, Desa Kanor, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.
Peristiwa ini terjadi di wilayah aliran Bengawan Solo, tepatnya di Dusun Gemblo, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban.

Kronologi Kejadian: Korsleting Alat Setrum Diduga Jadi Pemicu

Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto, menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Korban bersama seorang saksi bernama Mulyo (64) pergi ke sungai menggunakan perahu kayu untuk mencari ikan di sisi utara Bengawan Solo.
Saat berada di atas perahu, korban memegang stik alat setrum ikan yang dirakit menggunakan dua baterai accu.
“Diduga alat setrum mengalami korsleting hingga membuat korban terkejut dan jatuh dari perahu,” ujar IPTU Siswanto.
Saksi yang berada tak jauh dari korban berusaha memberikan pertolongan, namun gagal menyelamatkan korban yang langsung terseret arus.

Setelah korban jatuh, saksi berteriak meminta pertolongan warga yang sedang mengumpulkan pasir di tepi sungai. Warga dan aparat desa segera melakukan pencarian.
Upaya pencarian berlangsung hampir tiga jam. Sekitar pukul 12.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.

Hasil Pemeriksaan Medis dan Olah TKP

Petugas medis dari Puskesmas Kanor, Ebid Riky Mustofa, menyampaikan hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban.
Ditemukan beberapa luka lecet pada:
• Telinga kanan,
• Telinga kiri,
• Leher bagian kanan.
Namun tidak ada tanda-tanda kekerasan atau kriminalitas. Korban dipastikan meninggal karena tenggelam dan diduga banyak menelan air sungai.

Kapolsek Rengel, AKP Nuril Huda, bersama Unit Reskrim, Intel, dan Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi untuk melakukan:
• Pemeriksaan tempat kejadian (olah TKP),
• Pemeriksaan saksi,
• Mengamankan perahu dan alat setrum,
• Meminta visum,
• Mengawal proses evakuasi hingga penyerahan jenazah.
Penyelidikan lanjutan tetap dilakukan untuk memastikan rangkaian peristiwa secara komprehensif.

Himbauan Kepolisian: Stop Gunakan Alat Setrum Ikan

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan alat setrum listrik saat mencari ikan. Selain melanggar aturan, tindakan ini sangat berbahaya, terlebih di sungai besar seperti Bengawan Solo yang saat ini (musim hujan) memiliki arus yang sangat kuat.
Praktik tersebut dapat menimbulkan:
• Risiko korsleting listrik,
• Potensi tersetrum,
• Kecelakaan fatal seperti tenggelam.
Hingga berita ini diterbitkan, jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga di Bojonegoro untuk proses pemakaman. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee