Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Digerebek Istri di Kamar Hotel, Oknum Karyawan BUMN di Tuban Terseret Dugaan Perselingkuhan

- Reporter

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian mendatangi kamar hotel di Tuban saat proses penggerebekan dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum karyawan BUMN, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Petugas kepolisian mendatangi kamar hotel di Tuban saat proses penggerebekan dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum karyawan BUMN, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Bulan suci Ramadan yang semestinya menjadi momentum meningkatkan ibadah justru tercoreng oleh dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang oknum karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Kabupaten Tuban.
Seorang pria berinisial LF (35), yang bekerja di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pabrik Tuban, digerebek istrinya saat berada di dalam kamar hotel bersama perempuan lain pada Sabtu (21/02/2026).
Penggerebekan dilakukan di kamar nomor 703 Hotel Lynn Tuban. Saat pintu kamar dibuka, LF diketahui tengah bersama seorang perempuan berinisial A (35), yang disebut-sebut merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berprofesi sebagai guru asal Tulungagung.

Terbongkar dari Bukti Transfer, Istri Mulai Curiga Sejak Juli

Istri LF, DR (37), mengaku mulai mencurigai adanya hubungan terlarang setelah menemukan bukti transfer uang ke rekening perempuan tersebut. Kecurigaannya semakin menguat usai menelusuri identitas A yang diketahui bekerja sebagai guru di Tulungagung.
“Awalnya saya tahu dari bukti transfer ke rekening mbaknya itu. Setelah saya lacak, ternyata dia seorang guru di Tulungagung,” ujar DR kepada wartawan.
Menurut DR, perubahan sikap suaminya sudah terasa sejak Juli tahun lalu. LF kerap keluar rumah tanpa memberi kabar. Bahkan pada September, ia disebut pergi selama tiga hari tanpa penjelasan. Puncaknya terjadi pada Desember, saat LF meninggalkan rumah hingga satu pekan lamanya.
“Kecurigaan saya makin kuat setelah saya cek ke tempat kerjanya, ternyata keterangannya cuti,” ungkapnya.

Untuk memastikan dugaan tersebut, DR membuntuti suaminya hingga ke hotel. Ia bahkan sengaja menyewa kamar di hotel yang sama agar tidak kehilangan jejak.
Berdasarkan informasi yang diperolehnya, LF dan A diketahui telah menginap selama empat hari sebelum akhirnya digerebek.

Sempat Ditolak, Penggerebekan Baru Dilakukan Setelah Polisi Turun Tangan

Setelah memastikan keberadaan keduanya, DR melapor melalui layanan 110 guna meminta bantuan kepolisian melakukan penggerebekan. Namun, upaya tersebut sempat terkendala karena pihak hotel awalnya menolak membuka akses kamar dengan alasan menjaga privasi tamu.
Meski telah menunjukkan buku nikah sebagai bukti sah hubungan suami istri, pihak hotel tetap bersikukuh. Petugas dari Polsek Tuban Kota yang datang ke lokasi juga sempat mengalami penolakan.
Hingga akhirnya, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tuban turun tangan dan melakukan komunikasi dengan manajemen hotel.
“Dari jam 09.00 WIB sempat tidak diizinkan. Sekitar jam 14.00 WIB baru bisa dilakukan penggerebekan,” terang DR.

Kasus Masih Ditangani Unit PPA, Pemeriksaan Berlangsung

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Unit PPA Satreskrim Polres Tuban. Pihak kepolisian menyatakan proses pemeriksaan masih berlangsung.
“Nanti akan kami informasikan lebih lanjut,” ujar Kanit PPA Satreskrim Polres Tuban, IPDA Febri Bachtiar Irawan.

DR berharap persoalan ini diproses sesuai ketentuan hukum agar menjadi pelajaran bagi semua pihak dan tidak terulang kembali.
Kasus ini pun menyita perhatian publik karena terjadi di tengah suasana Ramadan, saat masyarakat diharapkan menjaga nilai moral, etika, dan keharmonisan keluarga. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

AMT TBBM Tuban Melawan: Diancam PHK Massal, Pekerja Tantang Perusahaan “Pergi Sekalian!”
AMT TBBM Tuban Mogok Total, Distribusi BBM Lumpuh: PHK Diduga Hanya Pemicu Awal
Minyak Kita Langka di Tuban, Alarm Baru Krisis Distribusi Bapokting
Cuaca Tuban Terasa Menyengat, BMKG Ungkap Penyebab dan Peringatan Kemarau Ekstrem
Internet Desa Rp2,5 Juta Dikeluhkan Lemot, Program Tuban Desa Digital Disorot
Proyek Taman (RTH) Rp58 Miliar Disorot DPRD Tuban, Jalan Rawan Kecelakaan Dinilai Lebih Mendesak
840 Tabung LPG Menuju Pati: Ada Dugaan Jaringan Besar di Balik Kasus Tuban?
Kinerja Moncer, Polres Tuban Raih Penghargaan Penanganan Perkara dan Ops Pekat

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

AMT TBBM Tuban Melawan: Diancam PHK Massal, Pekerja Tantang Perusahaan “Pergi Sekalian!”

Jumat, 10 April 2026 - 19:50 WIB

AMT TBBM Tuban Mogok Total, Distribusi BBM Lumpuh: PHK Diduga Hanya Pemicu Awal

Jumat, 10 April 2026 - 18:03 WIB

Minyak Kita Langka di Tuban, Alarm Baru Krisis Distribusi Bapokting

Kamis, 9 April 2026 - 19:43 WIB

Cuaca Tuban Terasa Menyengat, BMKG Ungkap Penyebab dan Peringatan Kemarau Ekstrem

Kamis, 9 April 2026 - 19:29 WIB

Internet Desa Rp2,5 Juta Dikeluhkan Lemot, Program Tuban Desa Digital Disorot

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id