Dorong Tradisi Ajegèn, Bupati Situbondo Ajak Warga Gotong Royong Bangun Rumah Korban Kebakaran

- Reporter

Minggu, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (kaos oranye), saat meninjau lokasi kebakaran dua rumah warga di Dusun Randu, Desa Sumberkolak, Panarukan, Minggu malam (28/09/2025), (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (kaos oranye), saat meninjau lokasi kebakaran dua rumah warga di Dusun Randu, Desa Sumberkolak, Panarukan, Minggu malam (28/09/2025), (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, turun langsung ke lokasi kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga di Dusun Randu, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Minggu (28/09/2025) malam. Ia memastikan kondisi korban selamat sekaligus menyalurkan bantuan darurat.

Musibah kebakaran melanda rumah milik Suwarto (73) dan Mulyadi (50) hingga rata dengan tanah. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta. Kedua keluarga kini kehilangan tempat tinggal.

Bantuan Darurat Disalurkan

Bupati yang akrab disapa Mas Rio datang bersama Kepala Desa, BPBD, dan Dinas Sosial Situbondo. Ia menyerahkan bantuan darurat berupa selimut, perlengkapan mandi, tikar, dan kebutuhan mendesak lainnya.
“Yang terpenting, rumah warga yang terbakar ini harus bisa segera kembali terbangun. Itu menjadi perhatian kami,” tegas Mas Rio.

Ajakan Hidupkan Kembali Tradisi Ajegèn

Selain bantuan dari pemerintah, Mas Rio juga mendorong masyarakat sekitar untuk menghidupkan kembali tradisi gotong royong. Ia menyinggung budaya Ajegèn, tradisi khas Madura di mana warga saling bahu-membahu membangun rumah bersama.
“Saya berharap budaya Ajegèn ini bisa kembali dihidupkan. Dengan gotong royong, kita bisa saling menjaga lingkungan dan membantu sesama. Itu nilai bagus yang harus terus kita rawat,” ujarnya.

Pemkab Pastikan Pendampingan

Pemerintah Kabupaten Situbondo memastikan akan mendampingi kedua keluarga korban hingga rumah mereka bisa kembali terbangun. Pendampingan ini termasuk koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mempercepat proses pemulihan. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee