DPRD Tuban Pastikan APBD 2026 Tetap Pro Rakyat di Tengah Penurunan Dana Transfer

- Reporter

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tuban dan Ketua DPRD Tuban menandatangani pengesahan Raperda APBD 2026 dalam sidang paripurna di ruang rapat DPRD Tuban, Senin (10/11/2025), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Bupati Tuban dan Ketua DPRD Tuban menandatangani pengesahan Raperda APBD 2026 dalam sidang paripurna di ruang rapat DPRD Tuban, Senin (10/11/2025), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban menekankan pentingnya penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang realistis dan tetap berpihak pada masyarakat. Hal itu disampaikan dalam sidang paripurna pengesahan Raperda APBD 2026 yang digelar di ruang rapat utama DPRD Tuban, Senin (10/11/2025).
Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, menyampaikan bahwa proses pembahasan APBD tahun 2026 telah melalui tahapan panjang dan mendalam sejak awal Oktober. Ia menegaskan, DPRD bersama pemerintah daerah berkomitmen agar setiap rupiah anggaran memiliki arah dan manfaat yang jelas bagi masyarakat Tuban.
“Pembahasan APBD ini berjalan cukup panjang. Setiap tahapan telah kami laksanakan dengan cermat agar hasilnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Disahkan Bertepatan dengan Hari Pahlawan

Sidang paripurna pengesahan Raperda APBD 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan itu dihadiri langsung oleh Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, jajaran OPD, serta seluruh fraksi di DPRD Tuban.
Sugiantoro menyampaikan rasa syukur atas lancarnya seluruh rangkaian sidang hingga tahap penandatanganan nota persetujuan bersama.
“Bertepatan dengan Hari Pahlawan, alhamdulillah semua agenda berjalan baik dan lancar. Ini menjadi momentum agar semangat perjuangan juga hadir dalam mengelola keuangan daerah,” ucap politisi Partai Golkar tersebut.

DPRD Dorong Efisiensi yang Terukur, Bukan Pemangkasan

Menanggapi adanya penurunan dana transfer dari pusat sebesar Rp536 miliar, DPRD Tuban menilai langkah efisiensi yang dilakukan oleh Pemkab merupakan kebijakan yang wajar. Namun, efisiensi harus tetap mempertimbangkan kebutuhan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Efisiensi boleh dilakukan, tapi harus terukur. Jangan sampai program yang menyentuh langsung masyarakat justru dikurangi,” tegas Sugiantoro.
Ia menambahkan, DPRD akan terus mengawasi agar pengelolaan APBD 2026 berjalan sesuai prinsip efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas.

Penurunan Dana Transfer Jadi Tantangan Perencanaan Daerah

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menjelaskan bahwa penurunan dana transfer pusat menyebabkan total APBD Tuban 2026 hanya mencapai Rp2,7 triliun, turun dari Rp3,4 triliun di tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut menuntut penyesuaian dalam perencanaan dan pelaksanaan program daerah.
“Biasanya kita APBD sekitar 3,4 triliun di tahun sebelumnya, dan sekarang ini sekitar jadi 2,7 triliun,” ujarnya.
Mas Lindra memastikan efisiensi tidak akan mengurangi pelayanan publik, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, dan event ekonomi kreatif.

Fokus DPRD: Menjaga Arah Kebijakan Tetap Pro Rakyat

Dalam pembahasan internal DPRD, seluruh fraksi disebut memiliki pandangan serupa bahwa APBD harus tetap diarahkan pada program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. DPRD menilai, anggaran pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur pedesaan harus tetap menjadi prioritas utama.
Sugiantoro menegaskan, pengawasan DPRD akan diperkuat agar efisiensi yang dilakukan tidak mengurangi kualitas pelayanan publik.
“Kami tidak hanya menyetujui angka, tapi juga memastikan arah kebijakan anggaran tetap pro rakyat,” katanya.

Raperda Akan Difasilitasi ke Pemerintah Provinsi

Setelah disetujui bersama, Raperda APBD 2026 selanjutnya akan dikirim ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk proses fasilitasi dan penomoran. DPRD Tuban berharap, setelah disahkan sepenuhnya menjadi Peraturan Daerah, pelaksanaan APBD dapat segera berjalan efektif di awal tahun 2026.
“Kita berharap setelah proses fasilitasi, APBD bisa segera digunakan untuk kepentingan masyarakat,” tutup Sugiantoro.

Melalui pengesahan APBD 2026, DPRD Tuban ingin memastikan agar setiap rupiah anggaran digunakan secara efisien, transparan, dan membawa manfaat nyata bagi warga Kabupaten Tuban. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee