Fenomena “Lapor Damkar”: Pemuda di Tuban Laporan Kehilangan Cincin Lamaran

- Reporter

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Damkar Tuban, Sutaji menanggapi fenomena

Kepala Damkar Tuban, Sutaji menanggapi fenomena "Lapor Damkar " yang belakangan marak dikalangan masyarakat, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban — Kepercayaan masyarakat terhadap Pemadam Kebakaran (Damkar) kian meluas. Tak hanya menangani kebakaran dan penyelamatan, Damkar Tuban kini juga kerap menjadi tempat warga mengadu berbagai persoalan di luar tugas utama, mulai dari hewan terjebak hingga kehilangan barang berharga.
Fenomena tersebut kembali terlihat pada Selasa pagi (16/12/2025), ketika seorang pemuda di Tuban melaporkan kehilangan cincin yang rencananya akan digunakan untuk melamar kekasihnya. Alih-alih melapor ke Kepolisian, pemuda tersebut justru menghubungi Damkar Tuban melalui pesan langsung di media sosial.

Damkar Jadi Tempat Aduan Warga di Luar Kasus Kebakaran

Dalam beberapa tahun terakhir, Damkar kerap menerima laporan non-kebakaran. Mulai dari evakuasi hewan, pelepasan cincin di jari, hingga kehilangan barang pribadi yang dinilai penting oleh warga.
Peristiwa kehilangan cincin lamaran ini menambah daftar aduan unik yang masuk ke Damkar Tuban, sekaligus menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap layanan tersebut.

Cincin tersebut diketahui terjatuh dan diperkirakan hilang di sekitar Jalan Pasar Ikan, Tuban. Bagi pemiliknya, cincin itu bukan sekadar perhiasan, melainkan simbol keseriusan untuk melamar sang kekasih.

Pemuda yang tidak disebutkan identitasnya itu menyampaikan laporan melalui pesan langsung akun resmi Damkar Tuban. Dalam pesannya, ia meminta bantuan agar cincin tersebut bisa ditemukan.

Sempat Menghubungi Ahli Supranatural

Tak hanya mengandalkan jalur resmi, pemuda tersebut juga mengaku telah meminta bantuan ahli supranatural. Ia berharap cincin tersebut belum diambil orang lain dan masih bisa ditemukan.
“Kata ahli supranatural masih belum ditemukan orang lain, dan masih berharap bisa ditemukan, karena cincin itu penting dan sakral bagi saya,” tulisnya dalam pesan tersebut.

Tanggapan Damkar Tuban Soal Laporan Non-Darurat

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Tuban, Sutaji, membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, pelaporan dilakukan melalui pesan langsung di media sosial Damkar.
“Iya, tadi ada yang melapor cincin tunangannya hilang,” ujar Sutaji kepada LiputanSatu.id.

Sutaji menjelaskan, pihaknya tidak mengetahui secara pasti lokasi cincin yang dilaporkan hilang. Meski demikian, Damkar tetap merespons laporan warga dengan pendekatan humanis.
“Kami juga tidak tahu posisi pastinya. Ya kami doakan supaya dapat rezeki yang banyak, supaya bisa beli cincin tunangan lagi, dan segera dilamar supaya tidak hilang lagi cincinnya,” ucapnya sambil berseloroh.

Kepercayaan Publik terhadap Damkar

Kejadian ini mencerminkan fenomena meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Damkar sebagai unit respons cepat yang mudah diakses. Meski tidak semua laporan berkaitan langsung dengan kebakaran atau penyelamatan, Damkar tetap menjadi rujukan warga dalam situasi mendesak, termasuk persoalan yang bersifat personal.
Fenomena ini sekaligus menjadi potret perubahan cara masyarakat mencari bantuan, dengan mengedepankan kecepatan respons dan kedekatan layanan. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee