Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter ke Utara dan Timur Laut

- Reporter

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Semuru erupsi senin 23/12/2024,(Ist).

Gunung Semuru erupsi senin 23/12/2024,(Ist).

LUMAJANG, JATIM – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Senin (23/12/2024) pukul 04.58 WIB. Erupsi ini menghasilkan kolom abu setinggi ±1.000 meter di atas puncak gunung.

Kolom abu terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal, mengarah ke utara dan timur laut. Aktivitas vulkanik ini terekam di seismograf Pos Pengamatan Gunung Semeru dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 115 detik.

Meski gunung Semeru erupsi, status Gunung Semeru masih berada di Level 2 atau Waspada. Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru, Ghufron Alwi, mengonfirmasi hal tersebut dalam laporan tertulisnya.

“Gunung Semeru erupsi terpantau dengan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter. Hingga saat ini, status gunung tetap berada pada Level 2 atau Waspada,” ungkap Ghufron.

Imbauan untuk Warga Sekitar

Petugas mengingatkan warga untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 8 kilometer dari puncak Gunung Semeru. Masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi awan panas guguran serta aliran lahar yang mungkin terjadi akibat Semeru erupsi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi area sejauh 8 kilometer dari puncak serta meningkatkan kewaspadaan terhadap awan panas guguran dan aliran lahar,” tambah Ghufron.

Baca Juga: “BPBD Lumajang Siaga, Gerak Cepat Antisipasi Bencana Musim Penghujan di Jawa Timur”

Kesimpulan
Masyarakat di sekitar Gunung Semeru diharapkan terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang dan tetap mengikuti arahan demi keselamatan. Erupsi kali ini menunjukkan aktivitas vulkanik yang perlu diwaspadai, meskipun status gunung belum meningkat.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan
Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU
Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar
Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab
Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban
Waskita Klaim Upah Sudah Dibayar, Sejumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Belum Menerima
Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan 2026
Diduga Kurang Hati-hati, Lansia Tewas Tertabrak Dump Truck di Merakurak Tuban Saat Menyeberang

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban

Berita Terbaru