SURABAYA, JATIM – Harga sembako di Jawa Timur terus mengalami perubahan setiap harinya. Misalnya, cabai merah keriting hari ini mengalami kenaikan harga, sedangkan cabai rawit merah justru turun. Adapun bahan pokok lainnya cenderung stabil tanpa perubahan signifikan.
Mengetahui harga sembako hari ini menjadi hal penting bagi masyarakat, karena harga yang fluktuatif dapat memengaruhi pengeluaran harian. Berikut ini adalah daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur yang dirangkum dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo), Senin, 20 Januari 2025, pukul 08.22 WIB.
Harga Sembako Terbaru di Jawa Timur (20 Januari 2025)
Beras Premium: Rp 14.300/kg
Beras Medium: Rp 12.249/kg
Gula Kristal Putih: Rp 16.836/kg
Minyak Goreng Curah: Rp 18.479/kg
Daging Sapi Paha Belakang: Rp 120.259/kg (naik 1,52%)
Daging Ayam Kampung: Rp 64.061/kg (turun 2,52%)
Cabai Merah Keriting: Rp 50.352/kg (naik 3,83%)
Cabai Rawit Merah: Rp 61.891/kg (turun 6,22%)
(Harga selengkapnya dapat dilihat dalam daftar lengkap di atas)
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Sembako
Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor, seperti:
- Permintaan dan Penawaran: Kenaikan permintaan tanpa diiringi pasokan yang cukup dapat mendorong harga naik.
- Cuaca dan Musim: Produksi pertanian terganggu oleh cuaca ekstrem atau bencana alam, yang dapat menyebabkan kekurangan stok.
- Kebijakan Pemerintah: Regulasi impor, subsidi, atau pajak dapat memengaruhi biaya dan harga sembako.
- Biaya Produksi: Kenaikan harga bahan baku, pupuk, atau bahan bakar ikut memengaruhi biaya logistik.
- Kurs Mata Uang: Fluktuasi nilai tukar memengaruhi harga barang impor.
- Inflasi dan Kondisi Ekonomi: Situasi ekonomi yang tidak stabil dapat menyebabkan lonjakan harga barang pokok.
Baca juga: Penyesuaian Harga LPG 3 Kg di Jawa Timur: HET Naik Jadi Rp 18.000 per Tabung
Pengawasan harga dan kebijakan yang tepat diperlukan untuk menjaga stabilitas pasar, terutama bagi masyarakat yang sangat bergantung pada sembako untuk kebutuhan sehari-hari.(Said/Din)
Editor : Mukhyidin khifdhi











