Tuban – Hujan sudah mulai menetes di beberapa daerah di Kabupaten Tuban, namun ternyata ini masih hujan sementara.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Tuban, Mochammad Nur kepada Liputansatu.id menyebutkan cuaca hujan akhir-akhir ini belum memasuki musim hujan. “Ini masih hujan sementara,” ujarnya (28/10/2026).
Ia menjelaskan, untuk memasuki musim penghujan terdapat beberapa ciri. Terdapat hujan dengan curah lebih dari atau sama dengan 50 mm diikuti dua dasarian selanjutnya.
“Sedangkan di stasiun meteorologi Tuban, baru tercatat di Oktober dasarian II 0,6 mm, dan dasarian III Oktober 3,8 mm,” ujarnya.
Dari hasil prakiraan, musim hujan di Kabupaten Tuban secara umum mulai di Desember dasarian I. Khusus untuk Kecamatan Jatirogo, Bancar, Kenduruan, dan Bangilan musim hujan mulai di Desember dasarian II.
Ditanya akan hujan ini apakah dampak dari operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama BMKG, dia menjawab hal ini tidak ada keterkaitan. Karena hujan yang ada di Tuban merupakan hujan lokal.
“OMC kemarin dilakukan di Malang, untuk mengatasi Karhutla (kebakaran hutan dan lahan, red.), dan pengisian waduk,” ujarnya.
Dia menghimbau kepada masyarakat untuk waspada cuaca ekstream (angin kencang, hujan es, angin puting beliung). Selain itu juga menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.
“Pantau terus info Cuaca BMKG melalui kanal resmi BMKG,” imbauannya. (Az/Kiev)
Editor : Mukhyidin Khifdi