Isu PHK Masal Satpam: PT SBI Tegaskan Tak Ada Rencana Pemutusan Hubungan Kerja

- Reporter

Selasa, 23 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Isu PHK puluhan satpam di PT SBI Tuban memicu penolakan serikat pekerja. Perusahaan menegaskan tidak memiliki rencana melakukan PHK dan hanya menjalankan efisiensi operasional di tengah tekanan industri semen nasional, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) membantah kabar yang menyebut perusahaan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap puluhan anggota Satuan Pengamanan (Satpam) di Pabrik Tuban. Perusahaan menegaskan hingga saat ini tidak ada rencana PHK terhadap tenaga pengamanan maupun pekerja lainnya.
Isu tersebut sebelumnya memicu perhatian kalangan pekerja dan serikat buruh. Mereka menilai wacana pengurangan tenaga keamanan dengan alasan efisiensi anggaran tidak sejalan dengan kondisi operasional perusahaan yang dinilai masih berjalan baik.

Serikat Pekerja Tolak Wacana Pengurangan Satpam

Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT SBI, Shokiful Alfianto, mengungkapkan bahwa informasi yang beredar menyebut pengurangan tenaga keamanan akan mulai diterapkan pada awal tahun 2027.
Menurutnya, terdapat dua opsi yang diwacanakan, yakni pengurangan jumlah personel satpam atau pemotongan gaji pekerja.
“Alasan efisiensi itu sama sekali tidak masuk akal. Karena kondisi di lapangan kita lihat ramainya kendaraan menjadi bukti bahwa produktivitas sangat tinggi, bahkan baru-baru ini pabrik juga mengekspor beberapa ribu ton semen ke Amerika,” ujar Shokiful, Senin (22/06/2026).
Ia juga menyoroti capaian laba perusahaan pada tahun 2025 yang dalam sejumlah pemberitaan disebut mencapai Rp658,7 miliar. Dengan kondisi tersebut, ia menilai perusahaan masih dalam keadaan sehat sehingga tidak perlu mengambil langkah efisiensi yang berdampak langsung terhadap pekerja.

Dikhawatirkan Berdampak pada Warga Ring Satu

Shokiful menilai kebijakan pengurangan tenaga pengamanan berpotensi menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar perusahaan. Pasalnya, sebagian besar personel satpam yang bertugas merupakan warga yang tinggal di wilayah ring satu perusahaan.
“Saya berharap SBI membatalkan dan mengurungkan niatnya. Tapi kalau sampai ini tetap terjadi, maka sudah seharusnya pemerintah juga turun tangan,” katanya.
Ia menegaskan serikat pekerja siap melakukan perlawanan melalui aksi demonstrasi apabila kebijakan tersebut tetap dijalankan.
“Jelas kita akan lawan. Kita akan menggelar demonstrasi besar-besaran, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

SBI Tegaskan Tidak Ada Rencana PHK

Menanggapi isu yang berkembang, Corporate Communication Regional 3 PT SBI Tuban, Ario Patra Nugraha, memastikan perusahaan tidak memiliki agenda pemutusan hubungan kerja terhadap tenaga keamanan maupun karyawan lainnya.
“Hingga saat ini, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Tuban tidak memiliki rencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja,” ujar Ario dalam keterangan resminya, Selasa (23/06/2026).
Menurutnya, langkah yang saat ini ditempuh perusahaan adalah melakukan efisiensi di berbagai lini operasional sebagai respons terhadap kondisi industri semen nasional yang tengah menghadapi tekanan.

Efisiensi Dilakukan karena Tekanan Industri Semen

Ario menjelaskan efisiensi menjadi salah satu strategi perusahaan dalam menghadapi perlambatan ekonomi serta dinamika geopolitik yang berdampak terhadap industri semen domestik.
“Adapun yang dilakukan perusahaan adalah mengupayakan efisiensi dari berbagai lini operasi, sebagai salah satu langkah merespons kondisi industri domestik yang mengalami tekanan karena perlambatan ekonomi dan tensi geopolitik,” jelasnya.
Meski demikian, SBI menegaskan upaya efisiensi tersebut tidak mengesampingkan kepentingan tenaga kerja lokal maupun kontribusi perusahaan terhadap daerah.

SBI Buka Ruang Dialog dengan Pemangku Kepentingan

Dalam menjalankan kerja sama dengan perusahaan mitra, SBI mengaku terus mendorong peluang efisiensi tanpa mengurangi prioritas terhadap sumber daya lokal.
Perusahaan juga membuka ruang komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mencari solusi terbaik yang dapat menjaga keberlangsungan usaha sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Perusahaan terbuka untuk berkomunikasi dan menerima masukan-masukan dari para pemangku kepentingan untuk dapat mencapai solusi terbaik dan terus berkontribusi terhadap perekonomian di Kabupaten Tuban,” imbuh Ario.
SBI juga menegaskan komitmennya menjalankan bisnis secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta memastikan seluruh aktivitas perusahaan tetap sesuai regulasi dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Profil PT Solusi Bangun Indonesia

Sebagai informasi, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk merupakan anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yang menguasai 83,52 persen saham perusahaan.
SBI mengoperasikan pabrik semen terintegrasi di Tuban, Narogong, Cilacap, dan Lhoknga dengan total kapasitas produksi mencapai 14,86 juta ton semen per tahun serta mempekerjakan sekitar 1.750 orang. (Az)

Berita Terkait

DPRD Tuban Soroti Molornya Proyek Sekolah Rakyat, Target Selesai Dinilai Terlalu Dipaksakan
BUMD RSM Tuban Siapkan Kelola Bus Simas Ganteng dan Toilet Premium, Masih Terkendala Perizinan
Penemuan Mayat Misterius di Perairan Bancar Tuban, Polisi Selidiki Identitas Korban
Polres Situbondo Turunkan Penyelam Periksa Pipa 400 Meter, Dugaan Pembuangan Limbah ke Laut Diselidiki
Aksi Nekat Curi Hasil Panen Petani Tuban Berakhir di Pos Kamling Dusun Jembel
Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban
Pengurus Baru IDI Melawi Resmi Dilantik, Siap Jawab Tantangan Kesehatan di Era Modern
Festival Bakcang 2026 Pontianak, Ratusan Warga Susuri Sungai Kapuas

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

DPRD Tuban Soroti Molornya Proyek Sekolah Rakyat, Target Selesai Dinilai Terlalu Dipaksakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:51 WIB

Isu PHK Masal Satpam: PT SBI Tegaskan Tak Ada Rencana Pemutusan Hubungan Kerja

Senin, 22 Juni 2026 - 21:26 WIB

BUMD RSM Tuban Siapkan Kelola Bus Simas Ganteng dan Toilet Premium, Masih Terkendala Perizinan

Senin, 22 Juni 2026 - 07:25 WIB

Polres Situbondo Turunkan Penyelam Periksa Pipa 400 Meter, Dugaan Pembuangan Limbah ke Laut Diselidiki

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:39 WIB

Aksi Nekat Curi Hasil Panen Petani Tuban Berakhir di Pos Kamling Dusun Jembel

Berita Terbaru

Exit mobile version