Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

- Reporter

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan United berhasil mengalahkan Tuan rumah Persatu Tuban dalam lanjutan Liga 4 Jatim. Hasil ini memastikan Persatu Tuban gagal melangkah ke babak selanjutnya, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pasuruan United berhasil mengalahkan Tuan rumah Persatu Tuban dalam lanjutan Liga 4 Jatim. Hasil ini memastikan Persatu Tuban gagal melangkah ke babak selanjutnya, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Langkah Persatu Tuban di ajang Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2026 harus terhenti di babak 32 besar Grup BB. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Persatu justru menelan kekalahan telak 0-3 dari Pasuruan United, Jumat (09/01/2026) sore.
Hasil ini membuat Persatu gagal melaju ke babak 16 besar, meski sebelumnya peluang untuk lolos masih terbuka.

Gol Cepat Buyarkan Konsentrasi Persatu

Alih-alih tampil percaya diri, Persatu Tuban justru dikejutkan oleh gol cepat tim tamu. Pertandingan baru berjalan sekitar satu setengah menit, ketika Husyen berhasil memanfaatkan celah di sisi kanan pertahanan Persatu.
Sepakan tenang pemain Pasuruan United tersebut tak mampu diantisipasi kiper tuan rumah, sekaligus membawa tim tamu unggul cepat 1-0.
Gol kilat itu membuat tempo pertandingan meningkat, dengan kedua tim saling melancarkan serangan.

Penalti dan Gol Tambahan Tutup Babak Pertama

Meski Persatu berusaha merespons, Pasuruan United tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Tekanan berbuah hasil pada menit ke-31, saat kapten tim Ricko sukses mengeksekusi tendangan penalti, menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Dominasi Pasuruan United berlanjut hingga menjelang turun minum. Tepat pada menit ke-44, Affiludin kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan 3-0 untuk tim tamu.

Unggul Jumlah Pemain Tak Dimanfaatkan Persatu

Memasuki babak kedua, Pasuruan United harus bermain dengan sepuluh pemain setelah salah satu pemainnya diganjar kartu merah. Namun situasi tersebut tak mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh Persatu Tuban.
Alih-alih menekan, Persatu justru kesulitan mengembangkan permainan dan menembus pertahanan rapat Pasuruan United yang tampil disiplin hingga akhir laga.

Penalti Gagal, Skor Tak Berubah
Peluang terbaik Persatu untuk memperkecil ketertinggalan datang di menit-menit akhir melalui hadiah penalti. Sayangnya, eksekusi penalti tersebut berhasil ditepis kiper Pasuruan United.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Pasuruan United.

Slamet Sampurno: Saya Bertanggung Jawab Penuh

Pelatih Kepala Persatu Tuban, Slamet Sampurno, mengakui kekalahan tersebut menjadi pukulan berat bagi timnya. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Tuban dan para pendukung Persatu.
“Gol cepat di awal laga menjadi titik balik yang sangat memengaruhi mental pemain. Padahal peluang untuk lolos ke babak 16 besar sangat terbuka, bahkan hasil imbang sudah cukup. Atas hasil ini saya bertanggung jawab penuh dan memohon maaf karena belum mampu membawa Persatu melangkah lebih jauh,” ujarnya.

Pelatih Pasuruan United Apresiasi Mental Pemain

Sementara itu, Pelatih Kepala Pasuruan United, Bio Paulin Pierre, menyampaikan apresiasi kepada para pemainnya. Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil dari kedisiplinan dan komitmen menjalankan strategi yang telah disiapkan.
“Saya bangga dengan penampilan para pemain. Mereka bermain sesuai rencana dan menunjukkan mental bertanding yang kuat. Semoga ke depan Pasuruan United bisa terus melangkah dan bersaing hingga level nasional,” pungkasnya. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee