Kasus DBD di Tuban Tembus 803 Kasus di November, Dinkes Keluarkan Peringatan

- Reporter

Jumat, 28 November 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Awal musim hujan, terjadi peningkatan kasus DBD di Kabupaten Tuban sepanjang November 2025, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Lonjakan Kasus DBD di Awal Musim Hujan

Tuban – Memasuki musim penghujan, genangan air mulai muncul di berbagai sudut permukiman dan menjadi tempat berkembang biak nyamuk, termasuk Aedes aegypti sebagai penyebab utama demam berdarah dengue (DBD). Kondisi tersebut langsung berdampak pada peningkatan kasus.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban, drg. Roikan, menyebutkan bahwa sepanjang November ini pihaknya mencatat 803 kasus DBD. Angka ini dinilai sebagai peringatan serius, mengingat musim hujan baru saja dimulai.
“Genangan air itu sering menjadi sarang nyamuk. Ini harus diwaspadai bersama,” ungkap Roikan.

Warga Diminta Tidak Panik, Tetap Koordinasi dengan Tenaga Kesehatan

Meski angka kasus meningkat, Roikan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera berkoordinasi dengan petugas kesehatan setempat jika mendapati gejala yang mengarah pada DBD.
“Kalau di desa-desa bisa langsung berkoordinasi dengan bidan desa,” ujar pria yang juga menjabat Direktur RSUD Jatirogo tersebut.
Ia menegaskan bahwa diagnosa DBD tidak bisa hanya berdasarkan dugaan atau gejala umum. Pasien harus menjalani pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kondisi secara akurat.
“Jika panas disertai trombosit turun, nah itu baru indikasi kuat DBD,” tambahnya.

Alur Pelaporan Kasus DBD

Ketika ditemukan pasien dengan diagnosa DBD, masyarakat diminta segera melakukan pelaporan berjenjang melalui:
• Bidan Desa
• Kepala Desa
• Puskesmas terdekat
• Dinas Kesehatan
Prosedur ini penting agar penanganan lapangan, termasuk upaya pengendalian vektor, dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Fogging Bukan Solusi Utama

Roikan menegaskan bahwa fogging hanya dilakukan jika ada indikasi epidemiologis yang jelas, bukan sekadar permintaan masyarakat. Selain itu, bahan-bahan kimia yang digunakan seperti solar, malathion, permetrin, dan sipermetrin memiliki risiko jika dipakai berulang.
“Bahan itu bisa berbahaya jika digunakan dalam jangka panjang. Kalau sekali-dua kali masih aman, tapi bukan berarti bisa dilakukan terus-menerus,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa fogging seharusnya menjadi opsi terakhir, bukan yang utama.

Gerakan 3M Jadi Langkah Paling Efektif

Menghadapi lonjakan kasus, Dinkes Tuban kembali mendorong masyarakat untuk menjalankan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) melalui gerakan 3M:
• Menguras tempat penampungan air
• Menutup wadah-wadah air
• Mengubur barang bekas yang berpotensi menampung air
Selain itu, masyarakat juga diimbau rutin melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan untuk mencegah tempat berkembang biaknya nyamuk.
“Gerakan 3M ini justru yang paling efektif. Masyarakat harus lebih aktif,” tegas Roikan. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban
30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu
Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja
Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik
Kekeringan Ekstrem, 28 Desa di Tuban Bergantung Droping Air
LP2B Sumberejo Kulon Disorot, DPRD Tulungagung Minta Pengawasan Diperketat
Wakapolresta Tuban Resmi Dijabat AKBP, Windy Syafutra Gantikan Kompol Supiyan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:11 WIB

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:25 WIB

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik

Berita Terbaru

Daerah

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Okt 2026 - 18:36 WIB

Daerah

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Senin, 5 Okt 2026 - 18:25 WIB

Exit mobile version