Kecelakaan di Jalan Kenjeran Surabaya, Pemotor Scoopy Tewas di Tempat

- Reporter

Selasa, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unit Laka Sat Lantas Polrestabes Surabaya saat melakukan olah TKP peristiwa kecelakaan di Kenjeran, (Ist).

Unit Laka Sat Lantas Polrestabes Surabaya saat melakukan olah TKP peristiwa kecelakaan di Kenjeran, (Ist).

SURABAYA – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Kenjeran, Surabaya, tepatnya di depan Bank Mega, pada Selasa (12/11) pagi. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor, Honda Scoopy dan Honda Vario, terjadi sekitar pukul 08.56 WIB.

Menurut informasi dari Info Kedaruratan 112 Surabaya, kedua pengendara yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah seorang perempuan berinisial RAP (22), warga Sidotopo Jaya, yang mengendarai Honda Scoopy bernomor polisi L 2189 CAS, dan seorang pria berinisial J (53), warga Wonokusumo Bhakti, yang mengendarai Honda Vario bernomor polisi L 3828 MD.

Berdasarkan data dari petugas Command Center 112 Surabaya, korban RAP meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara J ditemukan dalam kondisi sadar namun mengalami syok.

“Korban pengendara Scoopy ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan korban kedua telah diamankan warga di tepi jalan,” ungkap Aprilia, petugas Command Center 112.

Setelah menerima laporan, Tim Petir Cowek dan Posko Terpadu Kedung Cowek segera tiba di lokasi untuk membantu pihak Polsek Simokerto dalam mengamankan lokasi kejadian. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah RAP menggunakan ambulans Dinas Sosial ke kamar jenazah RSU dr. Soetomo dengan didampingi pihak keluarga.

Sementara itu, barang bukti kendaraan kedua korban telah diamankan oleh pihak Polsek Simokerto. Kronologi lengkap kecelakaan ini belum dapat diungkap karena tim gabungan fokus memberikan pertolongan segera di lokasi kejadian. Kasus ini akan diselidiki lebih lanjut oleh Unit Laka Sat Lantas Polrestabes Surabaya.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee