Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Lalu Lalang Truk Tambang di Montong Ganggu Pengendara, Warga Tuban Pertanyakan Tindakan Kepolisian

- Reporter

Selasa, 15 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terrlihat truk bermuatan pasir silika saat keluar dari lokasi tambang di Desa Montongsekar, hendak menuju ke lokasi pencucian, (Ist).

Terrlihat truk bermuatan pasir silika saat keluar dari lokasi tambang di Desa Montongsekar, hendak menuju ke lokasi pencucian, (Ist).

Tuban – Lalu lalang kendaraan bermuatan berat melaju di sepanjang jalan Desa Montongsekar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Hal ini memicu keresahan masyarakat akan dampak negatif yang ditimbulkan, seperti debu material lainnya.

Anehnya, kendaraan jenis Dump Truck dari lokasi tambang jenis pasir silika yang diduga belum mengantongi izin tersebut melintas di depan Polsek Montong dan terkesan sengaja dibiarkan oleh aparat kepolisian setempat.

Salah seorang warga, Fahmi mengaku, jika kendaraan dump truck setiap hari melintas di jalan Kecamatan Montong dan menimbulkan debu yang sangat mengganggu pengendara. Khususnya pengguna kendaraan roda dua.

“Kalau tidak hati-hati saat melintas disitu, pasti akan kelilipan. Karena banyak debu berterbangan di jalan,” ungkap Fahmi kepada LiputanSatu.id.

Selain debu, lanjut Fahmi, terdapat beberapa pengendara motor bermuatan 3 drum berkapasitas 60 liter juga keluar masuk di lokasi tambang. Diduga kuat jika drum itu digunakan untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi yang diambil dari sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Kalau drum itu sepertinya beli solar dari SPBU dan mungkin digunakan untuk mengisi alat berat di lokasi tambang,” terangnya.

Meski mengganggu aktifitas masyarakat dan merugikan negara atas penggunaan solar subsidi tersebut, namun pihak kepolisian seolah diam dan hanya memantau kelancaran kegiatan tersebut.

Sebatas diketahui, lokasi tambang tersebut diduga milik pengusaha benisial ST yang dikelola oleh Asen dan dimandori oleh perangkat Desa Montongsekar. Uniknya, selama sekitar 2 tahun beroperasi, belum ada tindakan tegas dari aparat kepolisian Polres Tuban dan Dinas terkait.

Editor : Silvy

Berita Terkait

Geliat Warga Karang Tuban Menyulap Teras Rumah Menjadi Pasar Kuliner Malam
Akibat Putung Rokok, Gubuk dan Tumpukan Kulit Jagung Terbakar di Tuban
Limbah Septic Tank Lapas Pasuruan Bocor, DLH Dilibatkan dan Instalasi Langsung Diperbaiki
Pelajar Rejotangan Diajak Jadi Garda Depan Perangi Narkoba
Sambung Roso : Ruang Komunikasi Polresta Tuban Untuk Keamanan Berkendara dengan Ojol
Warga Geruduk Kejari Tuban, Desak Keterbukaan Pemeriksaan Kasus Suap Perkara CK
R-BES Siapkan Program Pengantaran Pasien Tak Mampu
Terobos Lampu Merah, Mobil Innova Sebabkan Satu Korban Tewas di Tuban

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:26 WIB

Geliat Warga Karang Tuban Menyulap Teras Rumah Menjadi Pasar Kuliner Malam

Sabtu, 12 September 2026 - 22:17 WIB

Akibat Putung Rokok, Gubuk dan Tumpukan Kulit Jagung Terbakar di Tuban

Jumat, 11 September 2026 - 20:53 WIB

Limbah Septic Tank Lapas Pasuruan Bocor, DLH Dilibatkan dan Instalasi Langsung Diperbaiki

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Pelajar Rejotangan Diajak Jadi Garda Depan Perangi Narkoba

Jumat, 11 September 2026 - 19:19 WIB

Sambung Roso : Ruang Komunikasi Polresta Tuban Untuk Keamanan Berkendara dengan Ojol

Berita Terbaru

Para pemateri gerakan perangi narkoba bersama para siswa di Tulungagung (gambar : Hendra)

Pendidikan

Pelajar Rejotangan Diajak Jadi Garda Depan Perangi Narkoba

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:32 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu