Lansia Asal Jember Meninggal Setelah Berziarah di Makam Sunan Bonang

- Reporter

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lansia asal Jember meninggal setelah berziarah di Makam Sunan Bonang (Foto: Assayid Annazili/Liputansatu.id)

Lansia asal Jember meninggal setelah berziarah di Makam Sunan Bonang (Foto: Assayid Annazili/Liputansatu.id)

Meninggal, Diduga Akibat Penyakit Jantung Kambuh

TUBAN, JATIM – Seorang lansia asal Desa Balung Kulon, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember ditemukan meninggal dunia sesaat setelah berziarah di makam Sunan Bonang yang terletak di Kelurahan Ketorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban pada Selasa (28/01). Diduga korban meninggal dikarenakan penyakit jantung yang dideritanya kambuh.

Kapolsek Tuban, AKP Ciput Abidin melalui Kanit Reskrimnya, IPDA Abdul Latif Reksonegoro mengatakan, korban yang bernama Jalil (65) tersebut merupakan seorang peziarah. Namun sesaat setelah berziarah, korban meninggalkan rombongannya dan beristirahat di sekitar pintu keluar.

“Setelah duduk beristirahat di sekitar pintu keluar, korban tiba-tiba tak sadarkan diri lalu diangkat oleh pengurus makam untuk dievakuasi,” ungkap IPDA Abdul Latif saat dikonfirmasi di kantornya.

Keterangan Rombangan Peziarah

Menurut keterangan dari rombongannya, lanjut Latif, korban sebelumnya tak mengalami gejala apa pun sebelum kejadian naas itu menimpanya. Tetapi dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung.

“Setelah kami hubungi keluarganya, korban tersebut memiliki riwayat jantung selama lima tahun,” jelas Latif.

Baca juga: Wanita 39 Tahun Asal Bojonegoro Meninggal di Kos Tuban, Diduga Serangan Jantung

Setelah mengetahui kejadian tersebut, pihaknya bersama dengan tim Inafis Polres Tuban langsung menuju TKP kejadian untuk mengevakuasi jenazah korban. Kemudian, korban dilarikan menuju RSUD Dr. Koesma Tuban guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Diduga penyakit jantunya kambuh, dari hasil pemeriksaan tak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” pungkasnya.(Az/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda
Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam
Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai
Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan
Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Rekaman CCTV Bongkar Aksi Maling di Tuban, Satu Pelaku Masih DPO
Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam
Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:54 WIB

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam

Senin, 13 Juli 2026 - 14:33 WIB

Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WIB

Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan

Senin, 13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Molornya penyelesaian gedung membuat MPLS bagi 196 siswa baru tidak dapat dimulai sesuai jadwal. Bahkan masih terlihat beberapa pekerja di depan Sekolah Rakyat, (Assa/Liputansatu.id).

Pemerintah

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Jul 2026 - 16:54 WIB