Pria di Tuban Dianiaya Brutal hingga Kritis, Pelaku Kabur dan Diburu Polisi

- Reporter

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berada di lokasi kejadian setelah seorang pria ditemukan terkapar di jalan di Dusun Tlogo Pule, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban, usai diduga menjadi korban penganiayaan, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Warga berada di lokasi kejadian setelah seorang pria ditemukan terkapar di jalan di Dusun Tlogo Pule, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban, usai diduga menjadi korban penganiayaan, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Aksi penganiayaan brutal menggemparkan warga Dusun Tlogo Pule, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Minggu (14/06/2026) sore. Seorang pria berinisial S (50) mengalami luka berat di bagian kepala dan kini menjalani perawatan intensif setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya sendiri, AS (32).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB itu membuat warga sekitar panik. Korban ditemukan dalam kondisi terkapar di jalan dengan luka serius dan berlumuran darah.

Warga Temukan Korban Tak Sadarkan Diri

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian pertama kali diketahui warga setelah mendengar suara keributan dari lokasi kejadian. Saat didatangi, korban sudah berada di atas tanah dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya menghentikan aksi pelaku. Sementara warga lainnya memberikan pertolongan dan menghubungi pihak keluarga korban.
Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Menurutnya, saat warga mengetahui kejadian, korban sudah dalam kondisi terjatuh dan mengalami luka cukup parah.
“Korban sudah dalam posisi terjatuh di tanah saat warga mengetahui kejadian tersebut,” ujar Siswanto, Senin (15/06/2026).

Korban Alami Luka Berat di Bagian Kepala

Usai kejadian, korban segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Luka berat yang diderita di bagian kepala membuat korban harus menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tim medis.
Hingga saat ini, kondisi korban dilaporkan masih belum sadarkan diri. Petugas medis terus melakukan penanganan untuk memantau perkembangan kondisi korban.

Pelaku Melarikan Diri Usai Kejadian

Setelah insiden terjadi, terduga pelaku diketahui langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Kepergian pelaku membuat aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan guna mengungkap secara lengkap kronologi peristiwa yang mengakibatkan korban mengalami luka berat tersebut.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.

Polisi Masih Memburu Terduga Pelaku

Hingga kini, AS yang diduga sebagai pelaku penganiayaan masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Polres Tuban memastikan proses pencarian terus dilakukan untuk segera mengamankan terduga pelaku dan mengungkap motif di balik aksi kekerasan tersebut.
“Pelaku masih dalam pengejaran,” tegas Siswanto.
Selain memburu pelaku, penyidik juga masih mendalami hubungan antara korban dan terduga pelaku serta penyebab yang memicu terjadinya penganiayaan berat tersebut.

Terancam Hukuman Penjara Hingga 9 Tahun

Jika terbukti melakukan tindak pidana tersebut, AS terancam dijerat Pasal 475 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan berat.
Pasal tersebut mengatur ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun bagi pelaku yang dengan sengaja mengakibatkan korban mengalami luka berat.
Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan hingga pelaku berhasil ditangkap dan motif kejadian dapat terungkap secara terang. (Az)

Berita Terkait

Gedung Permanen Rampung, Sekolah Rakyat Tuban Mulai Tahun Ajaran Baru dengan 256 Siswa
Janji Tinggal Janji, Warga Socorejo Blokade Pelabuhan SIG Tuban
Kemarau Panjang, Warga Gunung Putri Situbondo Jalan Kaki 5 Kilometer Cari Air Bersih
Ratusan Warga Tuban Nikmati Layanan Kesehatan Gratis, SBI Jangkau 16 Desa
Bank Jatim Kembali Tegaskan Komitmen Dukung Pembangunan Tuban, Salurkan CSR di Festival Mangrove Jatim X
PT SIG Mangkir dari Audiensi DPRD Tuban, Keluhan Debu Warga Belum Temui Solusi
Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Tuban, Enggan Komentari Pembangunan Yang Belum Rampung
Diduga Cemari Udara, Kepulan Asap Hitam di Kawasan Industri Tuban Dikeluhkan Warga

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:12 WIB

Gedung Permanen Rampung, Sekolah Rakyat Tuban Mulai Tahun Ajaran Baru dengan 256 Siswa

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:01 WIB

Janji Tinggal Janji, Warga Socorejo Blokade Pelabuhan SIG Tuban

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:36 WIB

Kemarau Panjang, Warga Gunung Putri Situbondo Jalan Kaki 5 Kilometer Cari Air Bersih

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:41 WIB

Bank Jatim Kembali Tegaskan Komitmen Dukung Pembangunan Tuban, Salurkan CSR di Festival Mangrove Jatim X

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

PT SIG Mangkir dari Audiensi DPRD Tuban, Keluhan Debu Warga Belum Temui Solusi

Berita Terbaru