Luapan Bengawan Solo: 19 Desa di 7 Kecamatan di Ngawi Terendam Banjir

- Reporter

Selasa, 21 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Ngawi terdampak luapan Bengawan Solo,(Ist).

Warga Ngawi terdampak luapan Bengawan Solo,(Ist).

NGAWI, JATIM – Sebanyak 19 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Ngawi terendam banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo. Banjir ini merendam ratusan rumah warga dengan ketinggian air bervariasi antara 50 cm hingga 1 meter.

“Data yang masuk untuk bencana banjir ada 19 desa di 7 kecamatan. Untuk ketinggian antara 50 cm hingga 1 meter,” ungkap Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto kepada detikJatim, Selasa (21/1/2025).

Pantau Wilayah Terdampak luapan Bengawan Solo

Dalam upaya penanganan bencana, aparat kepolisian, TNI, dan BPBD Ngawi terus melakukan monitoring di lokasi banjir. Dari hasil pantauan, banjir paling parah terjadi di Desa Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

“Banjir terparah dari hasil monitoring ada di Desa Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, dengan ketinggian mencapai 1,5 meter,” jelas Dwi.

Baca juga: BPBD Tuban Gunakan Alat Berat untuk Bersihkan Lumpur Banjir di Kecamatan Rengel

Kecamatan Terdampak dan Upaya Penanganan

Selain Karanganyar, enam kecamatan lainnya yang turut terdampak adalah Mantingan, Widodaren, Kedunggalar, Paron, Pitu, dan Ngawi. Saat ini, pihak terkait masih mendata jumlah rumah yang terdampak, yang diperkirakan mencapai ratusan.

“Kami masih monitoring untuk data rumah terdampak, sementara ini diperkirakan mencapai ratusan,” tandasnya.(Rh/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban
Bentor Masih Nekat Beroperasi, Satlantas Tuban: Berikutnya Langsung Disita!
Video Dugaan Perundungan Remaja Putri di Tuban Viral, Korban Lapor Polisi
Polresta Pontianak Amankan Aksi BPM Kalbar, Tuntut PLN Hentikan Pemadaman Berulang
Aksi Blokade Pantura: Vendor PT SBI Akhirnya Setujui Kenaikan Upah Buruh Rp100 Ribu
Ironi Ketahanan Pangan, Warga Tuban Protes Kandang Ayam BUMDes Diduga Picu Serbuan Lalat
Harapan Itu Akhirnya Pupus, Puluhan Guru P3K Tuban Resmi Terima SK Pemutusan Kontrak
Viral Petani di Tuban “Terbang” Naik Drone, Teknologi Pertanian Curi Perhatian

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:04 WIB

Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:28 WIB

Bentor Masih Nekat Beroperasi, Satlantas Tuban: Berikutnya Langsung Disita!

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:03 WIB

Video Dugaan Perundungan Remaja Putri di Tuban Viral, Korban Lapor Polisi

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:31 WIB

Polresta Pontianak Amankan Aksi BPM Kalbar, Tuntut PLN Hentikan Pemadaman Berulang

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:04 WIB

Aksi Blokade Pantura: Vendor PT SBI Akhirnya Setujui Kenaikan Upah Buruh Rp100 Ribu

Berita Terbaru