Menteri PU: Dana Infrastruktur Ditahan, Pemerintah Fokus pada Ketahanan Pangan, Energi, dan Air

- Reporter

Senin, 18 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, (Ist).

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, (Ist).

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur pemerintah saat ini belum kembali digenjot. Hal ini disebabkan oleh penahanan sementara dana infrastruktur oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

“Semua dana infrastruktur sementara ditahan dulu oleh Ibu Menteri Keuangan, sesuai arahan Pak Presiden,” ujar Dody saat ditemui di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (18/11/2024).

Dody menjelaskan, penahanan anggaran ini bertujuan agar kementerian dan lembaga terkait dapat berkoordinasi dalam menyusun perencanaan pembangunan infrastruktur yang terarah. Proses koordinasi ini dipimpin oleh Kementerian PPN/Bappenas.

“Tanpa Kepala Bappenas, kita juga nggak bisa bergerak. Beliau yang merencanakan, menentukan arah, dan memastikan semuanya bulat serta terintegrasi,” jelas Dody.

Ia juga menegaskan bahwa proyek-proyek infrastruktur dengan anggaran besar akan dihentikan sementara. Fokus pemerintah saat ini dialihkan pada penguatan ketahanan pangan, energi, dan air.

“Apa yang ada kita maksimalkan dan efektifkan untuk mendukung 110% ketahanan pangan, energi, dan air. Ini juga arahan dari Kepala Bappenas,” katanya.

Dody menyebut, infrastruktur yang telah dibangun di pemerintahan sebelumnya akan dioptimalkan semaksimal mungkin untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Dengan keterbatasan anggaran saat ini, kita akan merevitalisasi dan mengoptimalkan infrastruktur yang sudah ada untuk mensukseskan asta cita Presiden Prabowo, terutama di bidang ketahanan pangan, energi, dan air,” tutupnya.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah sedang memprioritaskan penggunaan anggaran secara strategis untuk menjawab tantangan utama yang dihadapi bangsa, sambil tetap menjaga efisiensi dan keberlanjutan pembangunan.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur
Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan
Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 14:45 WIB

Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:35 WIB

Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:02 WIB

Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:19 WIB

Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee