Pelajar Tuban Tewas Terlindas Feeder Simas Ganteng

- Reporter

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Meninggal di tempat usai terlibat kecelakaan dengan kendaraan feeder Simas Ganteng, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Korban Meninggal di tempat usai terlibat kecelakaan dengan kendaraan feeder Simas Ganteng, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Kecelakaan Maut di Jenu, Pelajar Asal Beji Meninggal Dunia

Tuban – Aura Fitria Ranadhani (17), seorang pelajar asal Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, meregang nyawa setelah sepeda motor yang dikendarainya dengan nomor polisi S 3029 EAH terlibat kecelakaan dengan kendaraan feeder Simas Ganteng bernopol S 1125 EP. Insiden tragis ini terjadi di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, pada Rabu sore (21/05/2025).

Diduga Gagal Menyalip, Korban Terjatuh di Depan Feeder

Menurut keterangan salah satu penumpang feeder Simas Ganteng yang enggan disebutkan namanya, korban awalnya melaju dari arah timur searah dengan kendaraan feeder. Saat mendekati lokasi kejadian, korban mencoba menyalip kendaraan tersebut.

“Setelah menyalip, entah kenapa korban tiba-tiba terjatuh tepat di depan feeder,” ungkap penumpang itu.

Karena jarak yang terlalu dekat, pengemudi feeder, Nur Kasan, warga Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, tidak sempat menghindar sehingga tubuh korban terlindas.

Pihak DLH-P dan Kepolisian Benarkan Kejadian

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLH-P) Kabupaten Tuban, Yuli Imam Isdarmawan, membenarkan insiden tersebut saat dikonfirmasi oleh Liputansatu.id. Ia menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu hasil penyelidikan dari Satlantas Polres Tuban.

“Kami menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya untuk korban,” ujarnya.

Korban Tak Mampu Kendalikan Motor, Meninggal di Tempat

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyo, mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi karena korban tidak mampu mengendalikan kemudinya saat menyalip.

“Korban meninggal di tempat kejadian. Kerugian materi akibat kejadian ini diperkirakan mencapai satu juta rupiah,” jelas Iptu Eko.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee