SITUBONDO, JATIM – Seorang pria bernama Andrian Candra (21), warga Desa Besuki, Kabupaten Situbondo, babak belur setelah dihajar massa usai melakukan aksi pembacokan terhadap empat warga yang menonton ajang balap lari di Dusun Pecaron, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Situbondo. Pelaku bahkan nyaris dimasukkan ke dalam karung dan dilemparkan ke laut oleh massa yang geram.
Kronologi Kejadian
Insiden bermula saat berlangsungnya lomba balap lari antar pemuda dari Desa Besuki dan Kelurahan Patokan, Kecamatan Kota Situbondo, di jalur pantura Situbondo. Perlombaan ini menarik perhatian banyak warga karena adanya uang taruhan hingga Rp10 juta.
Baca juga: Carok di Lumajang: 1 Korban Tewas, Polisi Dalami Penyebab Duel Berdarah
Pelaku pembacokan, yang datang dalam kondisi mabuk setelah menenggak minuman keras bersama teman-temannya, membawa pisau dengan alasan berjaga-jaga. Keributan terjadi antara pemuda Besuki dan pemuda Patokan di tengah perlombaan.
Korban pertama, Adi Sutirto (23), berusaha melerai pertikaian, namun malah dipukul oleh pelaku menggunakan tangan kosong. Melihat hal itu, kakaknya, Rudi Hartono (28), mencoba membantu, tetapi justru menjadi sasaran senjata tajam pelaku yang mengakibatkan luka serius di bagian kepala.
Pelaku juga melukai dua warga lain, Syaiful Bahri (36) dan Dewa (18), yang mencoba melerai. Akibat aksi brutal pelaku, korban Syaiful Bahri menderita luka parah pada hidung dan bibir serta harus dirawat intensif di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo.
Pelaku Nyaris Dihakimi Massa
Setelah menyerang keempat korban, pelaku pembacokan mencoba kabur menggunakan sepeda motor, namun berhasil dicegat warga yang langsung menendang motornya hingga terjatuh. Tanpa dikomando, massa menghajar pelaku hingga babak belur.
“Ketika pelaku mencoba melarikan diri, warga langsung mencegahnya dan menghajarnya. Bahkan sempat ada rencana untuk memasukkannya ke karung dan menceburkannya ke laut, tapi untungnya polisi cepat datang,” ujar Iwan, salah satu saksi di lokasi kejadian, Selasa (17/12/2024).
Pelaku Diamankan Polisi
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan pelaku pembacokan dari amukan massa dan membawanya ke Mapolres Situbondo untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Kami sudah mengamankan pelaku untuk menjalani proses penyidikan. Ia mengaku membawa senjata tajam karena alasan berjaga-jaga, namun perbuatannya telah menimbulkan korban luka serius,” ujar pihak kepolisian.
Daftar Korban Pembacokan
- Adi Sutirto (23): Luka robek pada lengan kiri.
- Dewa (18): Luka bacok pada lengan kanan.
- Rudi Hartono (28): Luka bacok di kepala belakang.
- Syaiful Bahri (36): Luka parah di hidung dan bibir, dirawat intensif di rumah sakit.
Polisi Imbau Masyarakat Hindari Tindakan Main Hakim Sendiri
Polisi mengingatkan masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dalam menghadapi pelaku kejahatan. “Segera laporkan ke pihak berwajib agar proses hukum dapat berjalan sesuai aturan,” pesan polisi.
Editor : Agus Susanto












