Pemkab Jember Luncurkan Program Jaminan Sosial untuk Buruh Tani Tembakau

- Reporter

Sabtu, 30 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Hendy Siswanto, saat memberikan Jaminan Ketenagakerjaan kepada sejumlah petani secara simbolis, (Ist).

Bupati Jember, Hendy Siswanto, saat memberikan Jaminan Ketenagakerjaan kepada sejumlah petani secara simbolis, (Ist).

JEMBER, JATIM – Pemkab Jember bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan resmi meluncurkan Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja Buruh Tani Tembakau. Acara tersebut digelar di Aula PB Sudirman, Jumat pagi, dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta perwakilan petani.

Bupati Jember, Hendy Siswanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kesejahteraan petani dan nelayan demi kemajuan daerah.

“Kabupaten Jember perlu menjadi lumbung pangan nasional,” ujar Hendy. “Salah satu upaya untuk mewujudkannya adalah dengan memberikan kesejahteraan kepada buruh tani, petani, dan nelayan.”

Belasan Ribu Buruh Tani Tembakau Terlindungi

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hendy mengungkapkan bahwa sebanyak 19.939 buruh tani di Jember kini terdaftar dalam program jaminan sosial tenaga kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.

“Hari ini, belasan ribu buruh tani Jember kita daftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya. “Dengan adanya jaminan sosial ini, kami berharap para buruh tani dapat bekerja dengan nyaman dan aman.”

Proteksi bagi Buruh Tani

Program jaminan sosial ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kerja kepada buruh tani di sektor tembakau, yang merupakan salah satu sektor ekonomi utama di Kabupaten Jember. Dengan adanya perlindungan ini, diharapkan para buruh tani dapat lebih produktif tanpa khawatir terhadap risiko kecelakaan atau kondisi kerja yang tidak menentu.

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Pemkab Jember untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian dan menjadikan Jember sebagai pusat ketahanan pangan nasional.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee