Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Pemkab Situbondo Resmi Angkat 455 ASN Formasi 2024, Bupati Sampaikan Pesan Khusus

- Reporter

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan petikan keputusan pengangkatan kepada 455 Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Penyerahan petikan keputusan pengangkatan kepada 455 Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Bupati dan Wakil Bupati Situbondo secara resmi menyerahkan petikan keputusan pengangkatan kepada 455 Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Rabu (14/5/2025).

Rincian ASN yang Diangkat: CPNS dan PPPK

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menjelaskan bahwa sebanyak 455 ASN menerima petikan keputusan tersebut. Terdiri dari 16 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 439 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Total ada 455 ASN yang menerima petikan keputusan. Rinciannya, 16 CPNS dan 439 PPPK. Untuk PPPK, terbagi menjadi 75 tenaga teknis, 34 tenaga kesehatan, dan 330 tenaga guru,” ujarnya.

Pesan Bupati : Bekerja Baik, Jujur, dan Tidak Menolak Pasien

Pria yang akrab disapa Mas Rio ini menyampaikan pesan kepada para ASN agar segera menyesuaikan ritme kerja dengan penuh dedikasi, kejujuran, dan profesionalisme.

“Bekerjalah dengan baik, jujur, amanah, dan memiliki karakter yang dinamis. Harus selaras dengan visi Situbondo Naik Kelas,” tegas Mas Rio.

Secara khusus, ia juga berpesan kepada tenaga kesehatan agar tidak menolak pasien dengan alasan apapun, sejalan dengan program pemberantasan penyakit di Puskesmas maupun rumah sakit.

Pelatihan Khusus untuk ASN Baru

Mas Rio menambahkan bahwa Pemkab Situbondo akan mengagendakan pelatihan khusus bagi para ASN yang baru menerima petikan keputusan.

“Pasti ada pelatihan. Ini baru 455 ASN, masih ada 5.200 lainnya yang akan diangkat secara bertahap,” jelasnya.

Penjelasan BKPSDM: Rentang Usia ASN yang Diangkat

Sementara itu, Kepala BKPSDM Situbondo, Samsuri, memberikan rincian usia para ASN formasi 2024. Tercatat, ASN termuda adalah sembilan orang kelahiran tahun 1997. Sedangkan yang tertua adalah seorang guru berusia 56 tahun 6 bulan, yang kurang dari 3 tahun lagi akan memasuki masa pensiun.

“Untuk CPNS, mereka wajib menjalani masa kerja minimal satu tahun sebelum diambil sumpah. Jika selama itu tidak melakukan pelanggaran fatal, maka akan dilantik secara resmi. Sementara untuk PPPK, setelah menerima petikan keputusan langsung mulai bekerja di unit masing-masing,” pungkas Samsuri.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Kebakaran di Klotok Tuban : Remaja 13 Tahun Alami Luka Bakar 85 Persen
Karyawan Vendor PT SIG Tuban Curi Torsi Hidrolik Senilai 1,7 M Rupiah
Pulang dari Laut, Nelayan Tuban Meregang Nyawa di Atas Kapal KM JITU
Tongkang Terbalik di Laut TPPI Tuban, Bawa Alat Pancang Proyek Breakwater
Rekayasa Ring Road Tuban Bikin Waswas Pengendara
Warga Socorejo Geruduk SIG Tuban
Polemik Warga Pongpongan Masuk Desil 6, ULP PLN Tuban Beri Penjelasan
Kecelakaan Maut di PT IMB Diselidiki, Pengawas Temukan Tindakan Berbahaya

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:14 WIB

Kebakaran di Klotok Tuban : Remaja 13 Tahun Alami Luka Bakar 85 Persen

Sabtu, 19 September 2026 - 19:23 WIB

Karyawan Vendor PT SIG Tuban Curi Torsi Hidrolik Senilai 1,7 M Rupiah

Sabtu, 19 September 2026 - 15:02 WIB

Pulang dari Laut, Nelayan Tuban Meregang Nyawa di Atas Kapal KM JITU

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

Tongkang Terbalik di Laut TPPI Tuban, Bawa Alat Pancang Proyek Breakwater

Kamis, 17 September 2026 - 18:02 WIB

Warga Socorejo Geruduk SIG Tuban

Berita Terbaru

Gedung utama PT SIG Tuban tampak malam hari (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Karyawan Vendor PT SIG Tuban Curi Torsi Hidrolik Senilai 1,7 M Rupiah

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:23 WIB

Seorang siswa Sekolah Rakyat Tuban mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setelah terluka dalam insiden ambruknya material pada bagian luar asrama, Rabu (16/09/2026), (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Peristiwa

Baru Sebulan Beroperasi, Sekolah Rakyat Tuban Memakan Korban

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:22 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu