Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Puluhan Guru dari Tuban Gelar Aksi di DPR RI, Desak Pengangkatan sebagai PPPK

- Reporter

Kamis, 30 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator aksi, Kresna Hendrawan (Ist).

Koordinator aksi, Kresna Hendrawan (Ist).

JAKARTA – Puluhan guru dari Kabupaten Tuban berangkat ke Senayan pada Kamis (30/01) untuk bergabung dalam aksi nasional bersama tenaga pendidik dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka menuntut kejelasan status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Mereka yang tergabung dalam Forum Guru Passing Grade 2023 Nasional Swasta ini mengaku telah lulus seleksi PPPK yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun, mereka belum diangkat karena keterbatasan formasi tenaga pendidik. Ironisnya, pada 2024 pemerintah justru kembali membuka seleksi baru yang hanya diperuntukkan bagi guru negeri dan lulusan Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan. Hal ini membuat guru swasta yang telah lulus sebelumnya kehilangan kesempatan untuk diangkat.

Tudingan Diskriminasi dalam Seleksi PPPK 2024

Koordinator aksi, Kresna Hendrawan, menyampaikan kekecewaannya terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak adil.

“Kami meminta para wakil rakyat mendengar aspirasi kami. Kami telah lulus tes PPPK, sama seperti peserta tahun 2021 yang statusnya diangkat secara bertahap. Kenapa kami justru didiskriminasi?” ujarnya.

Dia juga menyoroti ketimpangan dalam sistem seleksi. Menurutnya, peserta PPPK 2021 dengan status serupa telah mendapatkan pengangkatan secara berkala. Sementara itu, peserta yang lulus di 2023 justru tidak mendapat hak yang sama. Selain itu, ia menegaskan bahwa mereka mengikuti tes tanpa afirmasi tambahan nilai, berbeda dengan lulusan PPG Prajabatan yang memperoleh keuntungan tersebut.

“Kami seharusnya yang paling layak diangkat karena lulus murni tanpa tambahan nilai afirmasi,” tegasnya.

Baca juga: Wapres Gibran Soroti Ketidakseimbangan Distribusi Guru di Indonesia

Anggota DPR RI Fraksi PKB Siap Perjuangkan Aspirasi Guru

Menanggapi aksi ini, anggota DPR RI Fraksi PKB, Ratna Juwita, menerima perwakilan massa di ruang Fraksi PKB untuk mendengar langsung aspirasi mereka. Ia berjanji akan memperjuangkan tuntutan para guru.

“Meski saya bukan dari komisi yang membidangi langsung, saya akan sampaikan aspirasi ini kepada anggota Fraksi PKB serta Komisi II dan Komisi X yang berwenang dalam urusan ini,” ujarnya.

mereka berharap pemerintah segera meninjau ulang aturan seleksi agar mereka yang telah lulus Passing Grade 2023 juga mendapatkan kesempatan diangkat sebagai tenaga pendidik dengan status PPPK.(Az/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Kebakaran di Klotok Tuban : Remaja 13 Tahun Alami Luka Bakar 85 Persen
Karyawan Vendor PT SIG Tuban Curi Torsi Hidrolik Senilai 1,7 M Rupiah
Pulang dari Laut, Nelayan Tuban Meregang Nyawa di Atas Kapal KM JITU
Tongkang Terbalik di Laut TPPI Tuban, Bawa Alat Pancang Proyek Breakwater
Baru Sebulan Beroperasi, Sekolah Rakyat Tuban Memakan Korban
Rekayasa Ring Road Tuban Bikin Waswas Pengendara
Warga Socorejo Geruduk SIG Tuban
Polemik Warga Pongpongan Masuk Desil 6, ULP PLN Tuban Beri Penjelasan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:14 WIB

Kebakaran di Klotok Tuban : Remaja 13 Tahun Alami Luka Bakar 85 Persen

Sabtu, 19 September 2026 - 19:23 WIB

Karyawan Vendor PT SIG Tuban Curi Torsi Hidrolik Senilai 1,7 M Rupiah

Sabtu, 19 September 2026 - 15:02 WIB

Pulang dari Laut, Nelayan Tuban Meregang Nyawa di Atas Kapal KM JITU

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

Tongkang Terbalik di Laut TPPI Tuban, Bawa Alat Pancang Proyek Breakwater

Kamis, 17 September 2026 - 20:22 WIB

Baru Sebulan Beroperasi, Sekolah Rakyat Tuban Memakan Korban

Berita Terbaru

Gedung utama PT SIG Tuban tampak malam hari (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Karyawan Vendor PT SIG Tuban Curi Torsi Hidrolik Senilai 1,7 M Rupiah

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:23 WIB

Seorang siswa Sekolah Rakyat Tuban mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setelah terluka dalam insiden ambruknya material pada bagian luar asrama, Rabu (16/09/2026), (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Peristiwa

Baru Sebulan Beroperasi, Sekolah Rakyat Tuban Memakan Korban

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:22 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu