Pemkab Situbondo Salurkan Bantuan Rp305 Juta untuk Warga Terdampak Gempa

- Reporter

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga korban gempa Situbondo mengantri untuk mencairkan dana bantuan dari pemerintah kabupaten, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Warga korban gempa Situbondo mengantri untuk mencairkan dana bantuan dari pemerintah kabupaten, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap warga terdampak gempa bumi dengan menyalurkan bantuan dana sebesar Rp372 juta kepada 169 penerima manfaat.
Bantuan tersebut digunakan untuk memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan ringan hingga berat akibat gempa yang mengguncang Situbondo pada 25 September 2025 lalu.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, di Kantor Kecamatan Banyuputih, Selasa (14 Oktober 2025).

Dana Bersumber dari Biaya Tak Terduga (BTT) APBD

Dalam kesempatan itu, Bupati Rio menjelaskan bahwa seluruh bantuan bersumber dari Biaya Tak Terduga (BTT) yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Situbondo.
Ia menegaskan bahwa mekanisme penyaluran dilakukan langsung ke rekening masing-masing penerima, untuk memastikan transparansi dan mencegah penyalahgunaan dana.
“Penyaluran bantuan ini langsung dikirim ke rekening masing-masing penerima agar lebih transparan dan tepat sasaran. Cara ini sekaligus menjadi langkah mitigasi agar tidak terjadi kebocoran dana,” ujar Bupati Rio.
Menurutnya, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Situbondo memperkuat sistem penyaluran bantuan berbasis akuntabilitas agar publik dapat ikut mengawasi penggunaannya.

Bantu Pemulihan Warga Pascabencana

Lebih lanjut, Bupati Rio menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat setelah bencana.
Ia berharap bantuan tersebut bisa segera dimanfaatkan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak, sehingga aktivitas sehari-hari bisa kembali normal.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang rumahnya rusak akibat gempa, sekaligus mempercepat pemulihan pascabencana,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menginstruksikan para camat dan perangkat desa untuk mengawasi pelaksanaan rehabilitasi rumah agar bantuan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.
“Saya minta camat dan perangkat desa ikut memantau pelaksanaan rehabilitasi rumah secara berkala, agar tidak ada penyimpangan dalam pemanfaatan bantuan,” tegasnya.

Dukungan Material dari Pemprov Jatim

Selain bantuan dana tunai dari Pemkab Situbondo, warga terdampak gempa juga mendapatkan dukungan material dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, berupa semen, genting, dan kayu.
Bantuan material ini diharapkan mempercepat proses perbaikan rumah, terutama bagi warga yang mengalami kerusakan berat.
“Selain bantuan dana tunai, warga terdampak gempa juga mendapatkan dukungan bahan bangunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, seperti semen, genting, dan kayu, guna mempercepat proses perbaikan rumah,” kata Bupati Rio.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu, termasuk relawan dan masyarakat yang saling bahu-membahu pasca terjadinya gempa.

Warga Penerima: Alhamdulillah Bantuan Sudah Cair

Bantuan yang disalurkan langsung ke rekening penerima mendapatkan sambutan positif dari warga.
Salah satunya Misrianto, warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, yang menerima bantuan sebesar Rp11 juta untuk memperbaiki rumahnya yang rusak.
“Alhamdulillah bantuannya sudah masuk ke rekening. Besok saya langsung beli bahan bangunan untuk mulai memperbaiki rumah,” ujarnya dengan lega.
Menurut Misrianto, bantuan ini sangat membantu, karena sejak gempa terjadi ia kesulitan untuk memulai perbaikan akibat keterbatasan biaya. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional
KPU Situbondo Perbarui Data Pemilih, Kini Capai 538.057 Orang
Bantah Ada Penggeledahan, Polemik Dugaan Uang Pelicin di Kejari Tuban Belum Reda
37 Tahun Terbengkalai, Pasar Terbesar di Situbondo Akhirnya Direvitalisasi
Dua Sekolah Roboh Beruntun, Bupati Tuban Sebut Kondisi Alam Jadi Penyebab
Acara Sound Horeg di Tuban Digelar Tanpa Izin, Polisi Pilih Fokus Amankan Massa
Patok Batas Hilang, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Kian Rumit
Batu Bara Tuban Jadi Sorotan, Bupati Bilang Masih Muda, Aktivitas Tambang Justru Sudah Terlihat

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:15 WIB

Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:58 WIB

KPU Situbondo Perbarui Data Pemilih, Kini Capai 538.057 Orang

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:31 WIB

Bantah Ada Penggeledahan, Polemik Dugaan Uang Pelicin di Kejari Tuban Belum Reda

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:13 WIB

37 Tahun Terbengkalai, Pasar Terbesar di Situbondo Akhirnya Direvitalisasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:11 WIB

Dua Sekolah Roboh Beruntun, Bupati Tuban Sebut Kondisi Alam Jadi Penyebab

Berita Terbaru