Tuban – Viral di media sosial (medsos) akan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang berkedip layaknya lampu disko.
Dalan video berdurasi 26 detik yang dibagikan akun Tiktok @kbl*t_joget terlihat lampu PJU yang nyala-mati di sepanjang jalan Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Di kolom komentar dibanjiri celotehan netizen yang menyebut kondisi di sana layaknya disko. Netizen lain menyebut rumahnya di sekitar lokasi, dan listrik di rumahnya masih padam saat kejadian berlangsung.
Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban, Slamet Hariyanto, menyatakan hal tersebut disebabkan daya yang kurang stabil. Kondisi ini bisa terjadi saat listrik baru saja menyala pasca padam, atau ketika daya mengalami penurunan sehingga kontaktor pada perangkat PJU mengalami ketidakstabilan.
“Biasanya hal seperti ini akibat listrik mati, atau dayanya turun,” ujar Kepala Bidang saat ditemui di kantornya, Jumat (30/10/2026).
Selain diakibatkan ketidakstabilan daya, juga diakibatkan pada kontaktor dijadikan sarang serangga. Kalau dijadikan sarang serangga kondisi seperti ini berhenti, ketika penghuninya sudah mati.
Dia menyebut hal seperti ini sudah kerap terjadi. Bahkan di Kecamatan Rengel, kondisi tersebut hingga menyebabkan kerusakan pada perangkat hingga di 20 titik.
Ditanya alat apa yang bisa membantu menanggulangi hal seperti ini, dia menyampaikan selayaknya dipasang stabilizer voltase (stavol). Namun, untuk memasang stavol di seluruh titik memerlukan anggaran yang sangat besar.
Dia berpesan untuk warga di sekitar panel jika terjadi hal seperti ini untuk mematikan Miniature Circuit Breaker (MCB). Hal ini dilakukan supaya perangkat tidak rusak akibat daya yang tidak stabil. Selain itu juga menghimbau untuk segera melapor ke petugas supaya segera diatasi.
“Kalau ada yang seperti ini, untuk warga yang rumahnya di sekitar panel untuk segera dimatikan saja supaya tidak rusak, dan segera lapor ke kami agar segera kami atasi,” pungkasnya. (Az/Kiev)
Editor : Mukhyidin Khifdi