Distribusi Perdana Program Makan Bergizi Gratis
Situbondo – Pemerintah mulai melaksanakan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Situbondo pada Selasa (19/08/2025). Pada tahap awal, program ini menjangkau 2.832 siswa dari 19 sekolah di Kecamatan Kota Situbondo.
Pelaksanaan perdana dipusatkan di dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Lapangan 514 Kotakan. Dari dapur ini, makanan bergizi kemudian disalurkan ke berbagai sekolah, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA.
Kepala SPPG Kecamatan Kota Situbondo, M Haikal Rizky Fajrial, menyebut program ini sebagai langkah penting dalam mendukung gizi anak sekolah.
“Untuk dapur umum di Kecamatan Kota, hari ini menjangkau 19 sekolah dengan sekitar 2.832 penerima MBG,” ujarnya.
Lima Dapur Umum Mulai Beroperasi di Situbondo
Selain di Kecamatan Kota, ada empat dapur umum lain yang juga mulai beroperasi, yakni di Kecamatan Panarukan, Kendit, Panji, dan Suboh. Dengan demikian, total ada lima SPPG yang melaksanakan program makan bergizi gratis Situbondo pada hari pertama.
“Secara keseluruhan, dari lima dapur umum yang beroperasi hari ini, pendistribusian makanan bergizi gratis menjangkau sekitar 20 ribu siswa,” kata Haikal.
Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas gizi siswa. Keberadaan dapur umum SPPG di tiap kecamatan diharapkan mampu memastikan distribusi makanan bergizi tepat sasaran.
Dukungan dari Sekolah dan Guru
Kepala SDN 2 Mimbaan Kecamatan Panji, Habibah Rahmawati, menilai program ini sangat membantu sekolah dalam memenuhi gizi siswa.
“Program MBG ini sangat bagus dan bermanfaat, terutama untuk kebutuhan gizi anak didik kami. Di sekolah ini ada 160 siswa, semuanya terbantu dengan adanya program ini,” ungkapnya.
Habibah menambahkan, sebagian siswanya berasal dari keluarga menengah ke bawah. Kehadiran program gizi siswa ini membuat beban orang tua berkurang, sekaligus memastikan anak-anak tetap sehat dan siap belajar.
“Beberapa murid kami memang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Dengan adanya program ini, beban orang tua berkurang, dan anak-anak bisa lebih sehat,” tambahnya.
Harapan Keberlanjutan Program Gizi Siswa
Banyak pihak berharap agar program makan bergizi gratis di Situbondo dapat berjalan berkesinambungan. Selain meringankan beban keluarga, program ini dinilai mampu meningkatkan semangat belajar anak-anak karena kebutuhan gizinya lebih terjamin.
Jika program ini konsisten dijalankan, Situbondo bisa menjadi contoh penerapan program gizi siswa yang efektif, sekaligus mendukung target nasional dalam pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. (Fia)
Editor : Kief












