Polisi Bongkar Hoaks Pocong Jadi-jadian di BTN RSUD Melawi

- Reporter

Senin, 8 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pihak yang membuat dan menyebarkan foto editan pocong jadi-jadian di BTN RSUD Melawi memenuhi panggilan Polres Melawi didampingi orang tua, kepala dusun, dan ketua RT setempat untuk memberikan klarifikasi terkait unggahan hoaks yang sempat viral di media sosial. (Nurul Hidayatullah/Liputansatu.id).

Melawi – Kepolisian Resor (Polres) Melawi memastikan kabar mengenai kemunculan pocong jadi-jadian di kawasan BTN RSUD Melawi, Desa Kelakik, Kecamatan Nanga Pinoh, yang sempat beredar luas di media sosial merupakan informasi bohong atau hoaks.
Klarifikasi tersebut disampaikan Kapolres Melawi melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Melawi, Aipda Arbain. Polisi bahkan telah memanggil pihak yang mengedit sekaligus menyebarkan foto tersebut untuk dimintai keterangan.
“Kami memastikan postingan itu mengandung unsur hoaks. Kami telah melakukan pemanggilan terhadap saudara LK selaku pengedit dan saudara BY selaku korban editan foto dirinya ke Polres Melawi,” kata Aipda Arbain.

Polisi Ungkap Kronologi Foto Pocong Viral di Melawi

Pemanggilan dilakukan dengan disaksikan kedua orang tua yang bersangkutan, Kepala Dusun Sepan, Ketua RT setempat, serta personel Polri yang mendampingi proses klarifikasi.
Berdasarkan hasil penelusuran, peristiwa bermula pada 31 Mei 2026 ketika LK memotret BY menggunakan telepon genggam miliknya. Saat itu BY sedang memegang stik biliar dan mengenakan pakaian berwarna hitam.
Foto tersebut kemudian diedit menggunakan aplikasi hingga menyerupai sosok pocong berbaju putih yang membawa senjata tajam. Setelah itu, foto disertai narasi yang menyebut adanya pocong jadi-jadian yang telah masuk ke kawasan BTN RSUD Kelakik dan diklaim telah memakan korban.
Narasi menyesatkan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Pengedit Foto Akui Sebarkan Konten Hoaks

Dari hasil pemeriksaan, LK mengakui bahwa dirinya merupakan pihak yang mengedit sekaligus menyebarkan gambar tersebut. Namun, ia mengaku tidak memiliki niat untuk membuat masyarakat panik ataupun resah.
Meski demikian, Polres Melawi menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar dan tidak ditemukan adanya peristiwa sebagaimana yang disebutkan dalam unggahan viral tersebut.
“Kami berharap masyarakat lebih bijak dalam menyaring dan membagikan informasi yang beredar sebelum mendapatkan keterangan resmi dari pihak terkait,” tegas Arbain.

Polres Melawi Imbau Warga Tidak Mudah Percaya Informasi Viral

Polres Melawi juga mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Melawi untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang selama ini berjalan kondusif.
Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi kebenarannya serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
“Polri memastikan hadir di tengah masyarakat. Apabila terdapat gangguan kamtibmas, masyarakat dapat menghubungi layanan Hotline Polri 110 yang bebas pulsa sebagai langkah percepatan pelayanan kepolisian,” pungkasnya. (Nh/)

Berita Terkait

Tangis Haru Keluarga Sambut Kepulangan 1.126 Jamaah Haji Tuban
Jaring Tersangkut Tiang Pancang Proyek Terminal LPG Tuban, Nelayan Gadon Minta Kompensasi
Polisi Tetapkan Suami Sebagai Tersangka Pembunuhan Bidan di Situbondo
Terkuak! Suami Sendiri Diduga Bunuh Bidan Situbondo Yang Ditemukan Tewas di Drainase
Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo
IMM Tuban Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Isu Perempuan Jadi Prioritas
Meski Damai, Oknum Polisi Terduga Pemukul Badut di Tuban Tetap Diperiksa Propam
Gelombang 1,5 Meter Terjang Pesisir Tuban, Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:25 WIB

Polisi Bongkar Hoaks Pocong Jadi-jadian di BTN RSUD Melawi

Senin, 8 Juni 2026 - 18:29 WIB

Tangis Haru Keluarga Sambut Kepulangan 1.126 Jamaah Haji Tuban

Senin, 8 Juni 2026 - 17:48 WIB

Jaring Tersangkut Tiang Pancang Proyek Terminal LPG Tuban, Nelayan Gadon Minta Kompensasi

Senin, 8 Juni 2026 - 16:57 WIB

Polisi Tetapkan Suami Sebagai Tersangka Pembunuhan Bidan di Situbondo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:55 WIB

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo

Berita Terbaru

Advertisement
Exit mobile version