Polresta Tuban Respon Permintaan Perlindungan Hukum Advokat

- Reporter

Rabu, 26 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Mapolresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Tuban – Kapolresta Tuban, Kombes Jazuli Dani Irawan, menegaskan, selama dirinya bertugas sebagai Kapolresta tidak ada lagi intimidasi terhadap siapapun.

“Tak akan ada lagi intimidasi dari anggota (jajaran Polresta Tuban-Red) kepada siapapun, baik itu kepada insan pers maupun advokat,” tegas Kapolresta Jazuli Dani Irawan melalui Kasi Humas Polresta Tuban, IPTU Mohammad Iksan, Rabu (26/08/2026).
Hal tersebut merupakan sikap Polresta Tuban menanggapi surat permohonan perlindungan dari Kantor Advokat WET Law Institute.

“Sesuai yang disampaikan oleh Kapolresta, selama beliau bertugas tidak akan ada lagi intimidasi dari anggota baik untuk kawan-kawan media, ataupun Advokat, dan masyarakat umum,” tegas Ikhsan.

Sedangkan dalam rilis Polresta Tuban sebelumnya, Kapolres juga menegaskan pihaknya akan melakukan investigasi internal. Hal itu akan tetap dilakukan meskipun tidak ada laporan yang masuk.

Selain itu jalinan komunikasi yang telah dibangun akan ditingkatkan. Persoalan yang muncul bisa diatasi dengan pola komunikasi yang baik.

Diberitakan sebelumnya, pada tanggal 21 Agustus 2026 lalu founder WET Law Instute Heri Tri Widodo telah melayangkan surat Permohonan Perlindungan Hukum ke Polresta Tuban. Hal ini dilakukan setelah adanya story WhatsApp (WA) dari salah satu anggota kepolisian yang dinilai menjadi intimidasi verbal terhadap dua wartawan dan advokat dari kantornya.

Diduga intimidasi tersebut karena adanya penulisan artikel berita dari insan pers setelah mengikuti konferensi pers di kantornya. Dimana salah satu anggotanya, Nang Engki Anom Suseno menyampaikan runtutan kasus tambang, dan dalam runtutan kasus tersebut menyeret salah seorang Pejabat Utama (PJU) dalam instansi Kepolisian. (Az/Kiev)

Editor : Mukhyidin Khifdi

Berita Terkait

Blackspot Tuban Jadi Sorotan, Polisi Pasang Blue Light untuk Tekan Kecelakaan
Chef MBG di Jenu Diduga Peras Kekasih Gelap, Ancam Sebar Video Intim
AGP 2026 Jadi Panggung Guru Tulungagung Pamerkan Inovasi Pendidikan
100 Hari Pasca Panen Raya, Lahan Pesanggem Tuban Sulit Ditanami
Jejak Uang Suap dan Nama EDP di Pusaran Skandal Kejari Tuban
Tabrak Truk Misterius di Jalan Tuban-Widang, Pemotor Asal Lamongan Tewas Terlindas
Disoal Dugaan Fitnah, Gus Lilur Tantang Gus Kikin “Ngarang Kitab” di Muktamar NU
Buntut Intimidasi, Advokat WET Layangkan Permohonan Perlindungan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Blackspot Tuban Jadi Sorotan, Polisi Pasang Blue Light untuk Tekan Kecelakaan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Chef MBG di Jenu Diduga Peras Kekasih Gelap, Ancam Sebar Video Intim

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:18 WIB

AGP 2026 Jadi Panggung Guru Tulungagung Pamerkan Inovasi Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:27 WIB

100 Hari Pasca Panen Raya, Lahan Pesanggem Tuban Sulit Ditanami

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Jejak Uang Suap dan Nama EDP di Pusaran Skandal Kejari Tuban

Berita Terbaru

Exit mobile version