Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

PT Gudang Garam Tegaskan Tidak Ada PHK Massal di Tuban

- Reporter

Sabtu, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mochammad Adib Musyafa, HRD PT Merdeka Nusantara selaku mitra produksi PT Gudang Garam Tuban, saat memberikan klarifikasi terkait isu PHK massal. Ia menegaskan bahwa kondisi di Tuban masih aman dan tidak ada pemutusan hubungan kerja besar-besaran sebagaimana kabar yang viral di media sosial, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Mochammad Adib Musyafa, HRD PT Merdeka Nusantara selaku mitra produksi PT Gudang Garam Tuban, saat memberikan klarifikasi terkait isu PHK massal. Ia menegaskan bahwa kondisi di Tuban masih aman dan tidak ada pemutusan hubungan kerja besar-besaran sebagaimana kabar yang viral di media sosial, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang disebut-sebut terjadi di pabrik PT Gudang Garam Tuban pada September ini dipastikan tidak benar. Pihak perusahaan melalui mitra produksinya memberikan klarifikasi tegas, menyatakan bahwa video viral yang beredar di media sosial bukan berasal dari Tuban.
HRD PT Merdeka Nusantara, Mochammad Adib Musyafa, selaku mitra produksi PT Gudang Garam Tuban, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada gelombang PHK di pabrik mitra produksi yang beroperasi di Tuban.
“Di Tuban insyaAllah aman, Mas. Yang viral itu kemungkinan di Kediri, bukan di sini,” ujar Adib saat dikonfirmasi, Sabtu (06/09/2025).
Menurutnya, aktivitas produksi di Tuban masih berjalan normal tanpa ada pengurangan tenaga kerja sebagaimana yang ramai dibicarakan publik.

Video Viral Sebabkan Kesalahpahaman

Sebelumnya, sebuah video yang tersebar luas di berbagai platform media sosial memperlihatkan puluhan karyawan berseragam merah dan biru bertuliskan PT Gudang Garam sedang berkumpul di sebuah aula. Dalam rekaman tersebut, beberapa karyawan tampak menangis dan saling berpelukan, sebelum menerima informasi yang disebut-sebut sebagai keputusan PHK.
Video itu kemudian menimbulkan kesalahpahaman karena sebagian warganet dan sejumlah media langsung mengaitkan peristiwa tersebut dengan pabrik PT Gudang Garam di Tuban. Bahkan beberapa kanal berita nasional sempat menyiarkan kabar bahwa peristiwa itu terjadi di Tuban, sehingga membuat isu semakin membesar.
Padahal, berdasarkan klarifikasi perusahaan, peristiwa dalam video tersebut diduga terjadi di daerah lain, bukan di Tuban.

Reaksi Publik: Janji Lapangan Kerja Dipertanyakan

Kabar PHK massal yang sempat dikaitkan dengan PT Gudang Garam Tuban menuai banyak reaksi dari masyarakat, khususnya di media sosial. Tidak sedikit netizen yang menghubungkannya dengan janji pemerintah pusat untuk menciptakan 19 juta lapangan kerja baru.
“Saat kampanye menjanjikan 19 juta lapangan pekerjaan, tapi ternyata yang kalian hadiahkan PHK besar-besaran,” tulis seorang netizen dalam komentarnya.
Komentar serupa juga bermunculan dari pengguna lain, yang menilai fenomena PHK justru berlawanan dengan janji pemerintah.
Narasi ini dengan cepat menyebar dan memperkuat persepsi negatif publik, meski pada kenyataannya peristiwa yang viral tersebut tidak terjadi di Tuban.

Klarifikasi Jadi Penting

Dengan adanya bantahan resmi ini, PT Gudang Garam Tuban berharap isu yang berkembang bisa diluruskan. Pihak perusahaan menegaskan bahwa tidak ada PHK massal di Tuban, sehingga masyarakat, khususnya para pekerja dan keluarganya, tidak perlu resah terhadap kabar simpang siur yang beredar.
Klarifikasi ini juga sekaligus menjadi peringatan bahwa informasi viral di media sosial perlu diverifikasi terlebih dahulu sebelum dipercaya dan disebarkan lebih luas. Apalagi isu PHK memiliki dampak sensitif, tidak hanya terhadap pekerja, tetapi juga terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di daerah.

Produksi di Tuban Tetap Stabil

Hingga kini, pabrik mitra produksi PT Gudang Garam di Tuban disebut masih beroperasi normal. Aktivitas kerja berjalan sebagaimana biasa dan belum ada kebijakan pengurangan karyawan.
“Di Tuban masih aman, sampai sekarang tidak ada PHK,” tegas Adib.
Dengan demikian, kabar yang beredar luas tentang PHK massal di PT Gudang Garam Tuban dinyatakan tidak benar alias hoaks. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu