Resmi diluncurkan, Danantara: Lembaga Pengelola Aset Negara Senilai Rp14.000 Triliun

- Reporter

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peresmian Danantara oleh Presiden Prabowo Subianto, (Ist).

Peresmian Danantara oleh Presiden Prabowo Subianto, (Ist).

Jakarta – Indonesia resmi memiliki lembaga investasi baru bernama Danantara atau Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara. Presiden Prabowo Subianto meresmikan lembaga ini pada 24 Februari 2025, menandai babak baru dalam pengelolaan aset negara yang lebih efisien dan profesional. Dengan total nilai aset mencapai Rp14.000 triliun, Danantara digadang-gadang sebagai mesin penggerak ekonomi baru Indonesia.

Apa Itu Danantara?

Danantara adalah lembaga yang bertugas mengonsolidasikan dan mengelola aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ini berarti, kepemilikan mayoritas saham di berbagai BUMN kini berada di bawah kendali Danantara. Jika sebelumnya Kementerian BUMN memegang penuh kepemilikan saham, kini Danantara menguasai 99% saham Seri B di seluruh BUMN, sementara Kementerian BUMN hanya memegang 1% saham Seri A.

Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi birokrasi, dan memastikan investasi dalam proyek strategis nasional berjalan optimal. Dengan pendekatan yang lebih profesional, Danantara diharapkan bisa menjadi akselerator investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Erick Thohir sebagai Ketua Dewan Pengawas

Salah satu langkah strategis pemerintah adalah menunjuk Erick Thohir sebagai Ketua Dewan Pengawas Danantara. Perannya sangat krusial dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan aset negara.

Namun, tugas Erick Thohir tidaklah mudah. Ia harus menghadapi tantangan seperti:

Menghindari konflik kepentingan antara Kementerian BUMN dan Danantara.

Menjaga transparansi pengelolaan aset agar tidak terjadi penyalahgunaan dana.

Memastikan standar tata kelola yang tinggi agar Danantara bisa menarik investor global.

Fokus pada Investasi dan Transisi Energi

Salah satu fokus utama Danantara adalah mempercepat investasi di sektor strategis, termasuk dalam transisi energi. Lembaga ini akan berperan dalam pendanaan program pensiun dini PLTU batu bara dan mendorong pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

Dengan aset lebih dari US$900 miliar, Danantara diproyeksikan menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pembangunan berkelanjutan dan menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kepentingan lingkungan.

Mampukah Danantara Sukses?

Pembentukan Danantara memicu harapan besar, namun juga memunculkan berbagai pertanyaan. Keberhasilan lembaga ini sangat bergantung pada tata kelola yang baik, penerapan standar ESG (Environmental, Social, and Governance), serta transparansi dalam setiap kebijakan investasi.

Jika dikelola dengan baik, Danantara bisa menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang ditargetkan meningkat hingga 8% per tahun. Namun, jika pengawasannya lemah, bukan tidak mungkin Danantara justru menjadi sarang kepentingan tertentu.

Oleh karena itu, pengawasan ketat dan independen sangat diperlukan agar Danantara benar-benar dapat menjadi instrumen investasi yang memberikan manfaat nyata bagi bangsa.(My)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Diduga Cemari Udara, Kepulan Asap Hitam di Kawasan Industri Tuban Dikeluhkan Warga
Bolos Saat Jam Pelajaran, Enam Siswa di Tuban Digiring Kembali ke Sekolah
Marak Tambang Ilegal Rusak Lingkungan, Satpol PP Sidak Wilayah Bancar Tuban
Audiensi Dugaan Debu SIG Tuban Buntu, Warga Kecewa Pejabat Pengambil Keputusan Tak Hadir
Audiensi Dugaan Pencemaran SIG Digelar Tertutup, Transparansi DLHP Tuban Dipertanyakan
Akses Tambang SIG Tuban Diblokade, Warga Bertahan di Tengah Dingin Demi Menuntut Udara Bersih
H-1 Kontrak Berakhir, PT Waskita Karya Masih Bungkam Soal Proyek Sekolah Rakyat Tuban
Jadwal Tender April Terlewati, Revitalisasi Taman Kapur Rp16,6 Miliar Belum Bergerak

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:09 WIB

Diduga Cemari Udara, Kepulan Asap Hitam di Kawasan Industri Tuban Dikeluhkan Warga

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:52 WIB

Bolos Saat Jam Pelajaran, Enam Siswa di Tuban Digiring Kembali ke Sekolah

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:05 WIB

Audiensi Dugaan Debu SIG Tuban Buntu, Warga Kecewa Pejabat Pengambil Keputusan Tak Hadir

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:41 WIB

Audiensi Dugaan Pencemaran SIG Digelar Tertutup, Transparansi DLHP Tuban Dipertanyakan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:15 WIB

Akses Tambang SIG Tuban Diblokade, Warga Bertahan di Tengah Dingin Demi Menuntut Udara Bersih

Berita Terbaru