Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati

- Reporter

Jumat, 1 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky saat mengangkat bendera FSPMI bersama para buruh di depan kantor Pemkab Tuban, (Assayid/Liputansatu.id).

Tuban – Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kabupaten Tuban diwarnai aksi ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Jumat (01/05/2026). Mereka menggelar demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dengan membawa sejumlah tuntutan terkait layanan publik dan perlindungan tenaga kerja.
Sebanyak 1.122 massa berangkat dari Lapangan Temandang, Kecamatan Merakurak, sejak pukul 08.00 WIB. Dengan tertib, mereka berjalan menuju pusat pemerintahan sambil menyuarakan aspirasi yang dinilai menyentuh kebutuhan dasar buruh dan masyarakat luas.

Aksi Kondusif, Bupati Tuban Temui Buruh untuk Audiensi

Setibanya di depan Kantor Pemkab Tuban, massa menggelar orasi secara bergantian. Aksi berlangsung kondusif hingga akhirnya Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, bersama jajaran Forkopimda menemui perwakilan buruh untuk melakukan audiensi.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog langsung antara buruh dan pemerintah daerah dalam membahas berbagai persoalan strategis.

Enam Tuntutan Buruh: Kesehatan, Pendidikan, hingga Penegakan Aturan

Dalam audiensi, buruh menyampaikan enam tuntutan utama. Di antaranya:

  • Optimalisasi rumah singgah bagi warga Tuban yang berobat ke luar daerah
  • Penerapan Universal Health Coverage (UHC) agar layanan kesehatan gratis dan merata
  • Kuota afirmasi pendidikan 5 persen bagi anak buruh di SMP dan SMA/SMK negeri tanpa syarat PKH atau KIP
  • Ketegasan terhadap perusahaan pelanggar aturan ketenagakerjaan
  • Optimalisasi peran LKS tripartit
  • Penguatan perlindungan tenaga kerja secara menyeluruh
    Tuntutan ini menyoroti kebutuhan dasar yang selama ini masih dirasakan belum optimal oleh kalangan buruh.

Bupati Mas Lindra Janji Realisasikan Aspirasi

Menanggapi hal tersebut, Bupati yang akrab disapa Lindra menyatakan komitmennya untuk mengawal dan merealisasikan seluruh aspirasi yang disampaikan.
“Ini bukan hanya menyuarakan kepentingan kelompok, tetapi untuk masyarakat Tuban secara keseluruhan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sikap buruh yang dinilai dewasa dalam menyampaikan pendapat secara tertib dan konstruktif.

Rumah Singgah dan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

Salah satu poin penting yang dibahas adalah keberadaan rumah singgah bagi warga Tuban yang menjalani pengobatan di Surabaya. Program yang telah berjalan sejak 2025 itu dinilai masih perlu ditingkatkan.
Pemkab Tuban berencana memperkuat fasilitas serta menyediakan kendaraan operasional untuk mobilitas pasien menuju rumah sakit rujukan seperti RSUD Dr. Soetomo.
Di sektor kesehatan, pemerintah juga menargetkan seluruh warga Tuban terdaftar dalam BPJS Kesehatan. Saat ini masih ada sekitar 2,9 persen masyarakat yang belum tercover.
“Target kami tahun ini hingga tahun depan, seluruh masyarakat sudah memiliki jaminan kesehatan,” tegas Lindra.

Pendidikan dan Hubungan Industrial Juga Diperkuat

Di bidang pendidikan, Pemkab Tuban akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk memastikan kuota afirmasi bagi anak buruh dapat diakses tanpa hambatan administratif.
Selain itu, bantuan perlengkapan sekolah seperti seragam akan ditambah guna memenuhi kebutuhan siswa dari keluarga kurang mampu.
Untuk menjaga stabilitas hubungan industrial, pemerintah juga akan mengaktifkan kembali pertemuan rutin LKS tripartit setiap tiga bulan sebagai langkah mitigasi konflik ketenagakerjaan.

FSPMI Apresiasi Respons Pemkab Tuban

Ketua FSPMI Tuban, Duraji, mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah terhadap tuntutan yang disampaikan.
“Saya berterima kasih kepada Pemkab Tuban, hampir semua tuntutan kami yang diajukan telah dikabulkan,” ucapnya.

Aksi May Day di Tuban pun berakhir damai. Massa membubarkan diri dengan tertib usai audiensi.
Momentum ini meninggalkan pesan kuat bahwa perjuangan buruh tidak hanya soal tuntutan, tetapi juga membangun kolaborasi dengan pemerintah demi perubahan yang lebih baik. (Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai
May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo
Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban
DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot
Masalah IT Jadi Biang Kerok Turunnya Akreditasi RSUD dr Koesma Tuban
Kirab Kimsin Tetap Digelar Meski Tak Berizin, Pengelola Kwan Sing Bio: Ilegal dan Berpotensi Picu Konflik
Izin Kepolisian Belum Terbit, Kirab Kimsin Kwan Sing Bio Tuban Terancam Batal
Jelang Muktamar NU ke-35, Peta Koalisi dan Kekuatan Suara Mulai Mengemuka

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:11 WIB

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:16 WIB

May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:18 WIB

Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:13 WIB

Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban

Kamis, 30 April 2026 - 20:43 WIB

DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot

Berita Terbaru

Advertisement
Exit mobile version