JOMBANG, JATIM – Kabar tentang Rosita, seorang wanita asal Kabupaten Jombang yang dikabarkan sedang kritis di rumah sakit Malaysia, telah sampai ke telinga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M. Yahya Zaini. Rosita, yang diketahui tidak memiliki biaya untuk pulang ke Indonesia, mengalami kesulitan setelah berada di Malaysia tanpa ada yang merawatnya. Kabar ini menghebohkan warga Jombang, dan pihak pemerintah pun bergerak cepat untuk membantu.
M. Yahya Zaini, yang mendapat informasi mengenai kondisi Rosita, datang langsung ke rumah keluarga Rosita di Dusun Kebun Sari, Desa Karangwinongan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Di sana, Yahya bertemu dengan ayah Rosita, Kamil, yang menceritakan bahwa anaknya semalam sempat menghubungi dirinya dan mengungkapkan keinginan untuk pulang ke Indonesia, namun terkendala masalah biaya. Rosita juga meminta bantuan pulsa untuk bisa berkomunikasi lebih lanjut.
“Anak saya ingin pulang ke Indonesia, tapi dia tidak punya biaya. Kami sudah mengusahakan segala cara,” kata Kamil, ayah Rosita, yang berharap anaknya segera kembali ke tanah air.
M. Yahya Zaini menegaskan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk segera membantu memulangkan Rosita. Jika memang Rosita tidak memiliki biaya untuk pulang, pemerintah siap memberikan bantuan untuk ongkos kepulangan.
“Pemerintah akan memastikan Rosita bisa pulang ke Indonesia. Kami juga berkomitmen untuk membantu biaya pemulangan dan memastikan semuanya berjalan lancar,” ujar Yahya.
Dari informasi yang diterima, diketahui bahwa Rosita baru saja melahirkan di rumah sakit di Johor, Malaysia. Namun, meskipun kondisinya sehat, lokasi tempat tinggalnya di Malaysia masih belum diketahui secara pasti. Yahya mengungkapkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Malaysia dan Kementerian PMI untuk memastikan proses pemulangan Rosita berjalan dengan lancar.
Kamil, ayah Rosita, sebelumnya telah melaporkan kejadian ini kepada Dinas Ketenagakerjaan dan Polda Jatim untuk meminta bantuan dalam proses pemulangan putrinya. Pihak keluarga berharap bantuan dari pemerintah dapat mempercepat kepulangan Rosita yang saat ini masih terhalang biaya.
“Semoga semua masalah ini segera terselesaikan dan Rosita bisa kembali ke rumah,” harap Kamil.
Rosita yang sebelumnya bekerja di Malaysia, diketahui berangkat secara tidak resmi, karena tidak tercatat dalam data pekerja migran resmi dari Dinas Ketenagakerjaan Jombang. Namun, pihak pemerintah berjanji akan membantu proses pemulangan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Pemerintah kini tengah mempersiapkan langkah-langkah untuk membantu Rosita dan memastikan keluarga mendapat dukungan penuh untuk mengatasi masalah ini.
Editor : Agus Susanto












