Satpolairud Situbondo Kibarkan Semangat Kemerdekaan di Laut, Bagikan Bendera Merah Putih hingga Sembako

- Reporter

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Satpolairud Polres Situbondo memasang bendera merah putih di atas perahu nelayan, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Anggota Satpolairud Polres Situbondo memasang bendera merah putih di atas perahu nelayan, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Satpolairud Polres Situbondo menggelar aksi simbolik yang menggugah rasa kebangsaan nelayan di wilayah pesisir. Puluhan bendera merah putih dibagikan dan dikibarkan di atas perahu nelayan sebagai bentuk ajakan menumbuhkan semangat nasionalisme di laut lepas.

Satpolairud: Bangun Semgat Kebangsaan

Kegiatan ini dilakukan secara spontan oleh jajaran Satpolairud, dipimpin langsung oleh Kasatpolairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa. Ia menyebut, banyak perahu nelayan yang belum terpasang bendera merah putih. Karena itu, pihaknya mengambil inisiatif untuk membagikan dan memasangkan langsung bendera di tiang perahu.
“Kami ingin membangun kembali semangat kebangsaan di kalangan nelayan. Dengan mengibarkan bendera, diharapkan jiwa juang mereka semakin tumbuh,” ujar AKP Gede pada Kamis (07/08/2025).

Bendera sebagai Simbol Tekad Nelayan

Menurut Gede, pengibaran bendera di kapal bukan sekadar seremoni. Ia menilai bendera merah putih di tengah laut memiliki makna filosofis yang kuat, menggambarkan daya juang nelayan yang tetap berlayar meski diterpa cuaca ekstrem dan hasil tangkapan yang menurun.
“Bendera itu melambangkan semangat dan mentalitas yang tidak mudah menyerah, bahkan dalam situasi sulit sekalipun,” jelasnya.

Bantuan Sosial Juga Disalurkan

Tak hanya membagikan bendera, Satpolairud juga memberikan bantuan sosial berupa beras dan sembako kepada sejumlah nelayan. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian, mengingat nelayan saat ini sedang menghadapi musim paceklik akibat cuaca laut yang tidak menentu.
“Kami tahu hasil tangkapan sedang kurang bagus untuk para nelayan. Bantuan ini semoga bisa sedikit meringankan beban rumah tangga mereka,” imbuh Gede.(Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee