Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Menjelang HUT RI ke-80, Penjual Bendera Merah Putih Mulai Marak di Tuban

- Reporter

Minggu, 10 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjual bendera dadakan dikabupaten Tuban, (Ist).

Penjual bendera dadakan dikabupaten Tuban, (Ist).

Tuban – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, suasana kemerdekaan mulai terasa di berbagai sudut Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sejumlah penjual bendera merah putih musiman mulai bermunculan, menawarkan beragam perlengkapan perayaan kemerdekaan.
Tidak hanya bendera, para pedagang juga menjajakan umbul-umbul, pernak-pernik Agustusan, hingga hiasan jalan yang siap mempercantik suasana. Lokasi penjual paling mudah ditemui di pusat kota, seperti di Jalan Basuki Rakhmat dan area Pasar Baru Tuban.

Penjual Bendera Dadakan, Tradisi Tahunan Menjelang Agustusan

Salah satu pedagang bendera, Agus, mengaku telah menjadi penjual bendera musiman sejak 2010. Warga asal Bandung, Jawa Barat ini sudah lebih dari dua pekan membuka lapak di Tuban.
“Sudah dua mingguan saya mulai menjual bendera. Ini sudah laku sekitar 23 buah bendera,” kata Agus, Minggu (10/08/2025).
Menurutnya, meskipun hanya berjualan setahun sekali, omzet dari penjualan bendera bisa cukup menguntungkan, terutama menjelang puncak perayaan 17 Agustus.

Beragam Ukuran dan Harga Bendera Merah Putih

Pedagang lain, Abdul Rashit, menjelaskan bahwa ia menyediakan bendera dengan berbagai ukuran dan jenis kain. Bendera ukuran 60×90 cm dijual dengan harga Rp15.000 sedangkan untuk Bendera ukuran 80×120 cm harga Rp20.000. Harga tersebut menyesuaikan bahan kain yang digunakan. Selain bendera, Abdul juga menjual umbul-umbul. Untuk umbul-umbul ukutan Panjang 4 meter harga Rp55.000–Rp60.000 dan Panjang 5 meter sekitar Rp80.000an.

Abdul mengaku hanya berjualan bendera saat Agustusan. Tahun ini, ia mulai berjualan sejak 21 Juli 2025, buka dari pukul 06.00 hingga 14.00 WIB. Di luar musim kemerdekaan, ia menjual mainan anak dan alat tulis.

Puncak Penjualan Saat Himbauan Pemerintah Keluar

Menurut para pedagang, puncak penjualan biasanya terjadi setelah pemerintah daerah mengeluarkan himbauan resmi untuk mengibarkan bendera di setiap rumah.
“Kalau sudah ada pengumuman dari kabupaten, penjualan langsung meningkat. Masyarakat akan berbondong-bondong membeli bendera dan memasangnya di halaman rumah,” ujar Abdul.

Salah satu pembeli, Rina (34), warga Kelurahan Sendangharjo, mengaku membeli bendera baru untuk dipasang di depan rumahnya. Menurutnya, membeli langsung di lapak pinggir jalan terasa lebih seru karena bisa memilih ukuran dan bahan sesuai kebutuhan. “Kalau beli di sini bisa sambil lihat-lihat, pegang bahannya, terus tawar-menawar sama penjual. Rasanya lebih berkesan daripada beli online,” ujarnya sambil tersenyum.

Tradisi yang Memupuk Semangat Nasionalisme

Fenomena penjual bendera musiman bukan sekadar bisnis, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi yang memupuk rasa nasionalisme. Setiap tahunnya, keberadaan mereka membantu masyarakat mempersiapkan perayaan kemerdekaan dengan penuh semangat.(Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Dituding Curi Patung Dewa, Go Tjong Ping: Itu Ritual, Bukan Pencurian
Tragis! Bocah 5 Tahun di Situbondo Ditemukan Meninggal di Sungai Sampean Baru
Jalan Merakurak–Jenu Tuban Rusak Parah, Aktivitas Industri Disorot, PT SAG Angkat Bicara
135 Siswa Berebut 78 Kursi Paskibraka Tuban 2026, Ini Tahapannya
Bocah 5 Tahun di Panarukan Situbondo Hilang Saat Main di Halaman Rumah
Tekanan Menguat! Warga, Akademisi, hingga DPRD Kompak Soroti Prioritas Pembangunan Tuban
Kasus Dugaan Pencurian Patung Dewa di Kwan Sing Bio Tuban Dilaporkan ke Polisi
TRITURA Petani Tembakau Madura: Desak Pemerintah Ubah Arah Kebijakan Cukai

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:57 WIB

Dituding Curi Patung Dewa, Go Tjong Ping: Itu Ritual, Bukan Pencurian

Jumat, 17 April 2026 - 14:33 WIB

Tragis! Bocah 5 Tahun di Situbondo Ditemukan Meninggal di Sungai Sampean Baru

Jumat, 17 April 2026 - 14:22 WIB

Jalan Merakurak–Jenu Tuban Rusak Parah, Aktivitas Industri Disorot, PT SAG Angkat Bicara

Jumat, 17 April 2026 - 10:39 WIB

135 Siswa Berebut 78 Kursi Paskibraka Tuban 2026, Ini Tahapannya

Kamis, 16 April 2026 - 20:51 WIB

Tekanan Menguat! Warga, Akademisi, hingga DPRD Kompak Soroti Prioritas Pembangunan Tuban

Berita Terbaru

Pengelola Klenteng Kwan Sing Bio, Tio Eng Bo saat menunjukan lokasi Kimsin Dewa Kwan Kong kepada awak media, (Foto: Assa/Liputansatu.id).

Sosial Budaya

Dituding Curi Patung Dewa, Go Tjong Ping: Itu Ritual, Bukan Pencurian

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:57 WIB

Truk KDKMP ringsek di bagian depan usai menabrak pohon di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo Tuban dini hari,  (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pemerintah

Truk KDMP Kecelakaan di Tuban, Sopir Dilarikan ke RSUD dr Koesma

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:45 WIB

Seleksi Paskibraka Tuban 2026 di GOR Rangga Jaya Anoraga diikuti 135 siswa hasil penyaringan dari 390 pendaftar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pendidikan

135 Siswa Berebut 78 Kursi Paskibraka Tuban 2026, Ini Tahapannya

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id