Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Bendera One Piece Berkibar di Tuban, Wakil Ketua DPRD Angkat Bicara

- Reporter

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Tuban, Miyadi memberikan komentar terkait aksi pengibaran bendera One Piece di wilayah Tuban,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Wakil Ketua DPRD Tuban, Miyadi memberikan komentar terkait aksi pengibaran bendera One Piece di wilayah Tuban,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Aksi pengibaran bendera bergambar karakter anime One Piece di wilayah Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, memicu perhatian publik dan menjadi viral di media sosial. Fenomena ini tidak hanya menimbulkan kehebohan, tetapi juga mengundang respons serius dari aparat dan pejabat daerah.

Aparat Turun ke Lokasi Setelah Bendera Viral

Kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah unggahan foto dan video bendera bergambar bajak laut anime One Piece beredar luas di media sosial. Bendera itu dikabarkan terpasang di lokasi yang cukup mencolok di wilayah Kerek.
Petugas dari Koramil, Polsek, dan pihak kecamatan langsung mendatangi lokasi pemasangan bendera untuk mengecek kebenaran informasi. Bahkan pada akhirnya bendera One Piece pun diamankan oleh petugas.

DPRD Minta Penegakan Aturan Jika Terbukti Langgar Norma

Wakil Ketua DPRD Tuban, Miyadi, ikut angkat suara terkait kejadian yang menghebohkan ini. Ia menilai, kemudahan akses informasi di era digital membuat berbagai peristiwa cepat menyebar dan menjadi viral, termasuk fenomena seperti pemasangan bendera nonresmi tersebut.
“Mungkin ini bagian dari mencari perhatian, karena memang mudahnya akses masyarakat di era digital membuat apapun bisa diviralkan. Kalau memang hal tersebut merupakan pelanggaran, tentu harus ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan,” ujar Miyadi kepada LiputanSatu.id usai mengikuti sidang paripurna di Kantor DPRD Tuban, Senin (04/08/2025).
Ia juga menyampaikan bahwa pemasangan bendera seperti itu harus dilihat lebih lanjut konteks dan motifnya. Apakah murni ketidaktahuan atau memang disengaja untuk memancing kontroversi.
“Kalau disengaja, misalnya bendera itu dipasang di atas bendera Merah Putih, maka itu sudah masuk kategori pelecehan terhadap simbol negara. Aparat penegak hukum harus bertindak tegas, setidaknya dengan memberikan peringatan dan meminta klarifikasi, agar tindakan seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Imbauan untuk Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Positif

Lebih lanjut, Miyadi mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menyikapi dan merayakan momen kemerdekaan. Ia mengimbau agar perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dilakukan dengan cara-cara yang menunjukkan rasa hormat terhadap perjuangan para pahlawan.
“Mari kita hargai momen kemerdekaan ini. Perjuangan untuk meraih kemerdekaan tidaklah mudah. Banyak cara untuk merayakan 17 Agustus, tapi sebaiknya dilakukan dengan cara yang positif dan tidak menimbulkan polemik,” pungkas politisi dari Fraksi PKB tersebut.

Fenomena Simbol Alternatif dan Aspirasi Masyarakat

Aksi pemasangan bendera bajak laut anime One Piece ini sejatinya membuka ruang diskusi lebih luas soal ekspresi masyarakat, terutama generasi muda, dalam menyampaikan aspirasi atau keresahan sosial. Beberapa pihak menilai aksi tersebut sebagai bentuk sindiran atau ekspresi ketidakpuasan terhadap kondisi sosial-politik saat ini.
Namun, tanpa pengkajian yang jelas terhadap motif dan latar belakang pelaku, semua itu masih menjadi spekulasi. Yang pasti, simbol-simbol alternatif yang digunakan di ruang publik tetap harus tunduk pada aturan dan etika yang berlaku.(Aj)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Internet Desa Dikeluhkan, DPRD Tuban Pertemukan Pemdes dengan Icon Plus
DPRD Tuban Soroti Permasalahan Bantuan Pangan
Yayasan Nandur Becik Gandeng BNI Edukasi Warga Tulungagung Soal Keamanan Transaksi Digital
270 Gerai KDKMP di Tuban Tanpa PBG
Polresta Tuban Terkesan Tutup Mata Kasus Laka SR
Bapanas Sidak Pasar Tuban : Untung Tipis, Pasokan Pedagang Bergeser ke Lamongan
Kebakaran di Klotok Tuban : Remaja 13 Tahun Alami Luka Bakar 85 Persen
Tragis! Pemuda Meninggal Usai Senggol Rombongan Tongklek di Tuban

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:48 WIB

Internet Desa Dikeluhkan, DPRD Tuban Pertemukan Pemdes dengan Icon Plus

Rabu, 23 September 2026 - 17:14 WIB

DPRD Tuban Soroti Permasalahan Bantuan Pangan

Rabu, 23 September 2026 - 09:55 WIB

Yayasan Nandur Becik Gandeng BNI Edukasi Warga Tulungagung Soal Keamanan Transaksi Digital

Rabu, 23 September 2026 - 09:12 WIB

270 Gerai KDKMP di Tuban Tanpa PBG

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WIB

Bapanas Sidak Pasar Tuban : Untung Tipis, Pasokan Pedagang Bergeser ke Lamongan

Berita Terbaru

Anggota DPRD Tuban Komisi III, Lukmanul Hakim (gambar : Assa Annazili)

Pemerintah

DPRD Tuban Soroti Permasalahan Bantuan Pangan

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:14 WIB

Gedung gerai KDKMP Margomulyo Kecamatan Kerek Tuban (gambar : Assa Annazili)

Pemerintah

270 Gerai KDKMP di Tuban Tanpa PBG

Rabu, 23 Sep 2026 - 09:12 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu