Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Bendera One Piece Berkibar di Tuban, Wakil Ketua DPRD Angkat Bicara

- Reporter

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Tuban, Miyadi memberikan komentar terkait aksi pengibaran bendera One Piece di wilayah Tuban,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Wakil Ketua DPRD Tuban, Miyadi memberikan komentar terkait aksi pengibaran bendera One Piece di wilayah Tuban,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Aksi pengibaran bendera bergambar karakter anime One Piece di wilayah Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, memicu perhatian publik dan menjadi viral di media sosial. Fenomena ini tidak hanya menimbulkan kehebohan, tetapi juga mengundang respons serius dari aparat dan pejabat daerah.

Aparat Turun ke Lokasi Setelah Bendera Viral

Kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah unggahan foto dan video bendera bergambar bajak laut anime One Piece beredar luas di media sosial. Bendera itu dikabarkan terpasang di lokasi yang cukup mencolok di wilayah Kerek.
Petugas dari Koramil, Polsek, dan pihak kecamatan langsung mendatangi lokasi pemasangan bendera untuk mengecek kebenaran informasi. Bahkan pada akhirnya bendera One Piece pun diamankan oleh petugas.

DPRD Minta Penegakan Aturan Jika Terbukti Langgar Norma

Wakil Ketua DPRD Tuban, Miyadi, ikut angkat suara terkait kejadian yang menghebohkan ini. Ia menilai, kemudahan akses informasi di era digital membuat berbagai peristiwa cepat menyebar dan menjadi viral, termasuk fenomena seperti pemasangan bendera nonresmi tersebut.
“Mungkin ini bagian dari mencari perhatian, karena memang mudahnya akses masyarakat di era digital membuat apapun bisa diviralkan. Kalau memang hal tersebut merupakan pelanggaran, tentu harus ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan,” ujar Miyadi kepada LiputanSatu.id usai mengikuti sidang paripurna di Kantor DPRD Tuban, Senin (04/08/2025).
Ia juga menyampaikan bahwa pemasangan bendera seperti itu harus dilihat lebih lanjut konteks dan motifnya. Apakah murni ketidaktahuan atau memang disengaja untuk memancing kontroversi.
“Kalau disengaja, misalnya bendera itu dipasang di atas bendera Merah Putih, maka itu sudah masuk kategori pelecehan terhadap simbol negara. Aparat penegak hukum harus bertindak tegas, setidaknya dengan memberikan peringatan dan meminta klarifikasi, agar tindakan seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Imbauan untuk Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Positif

Lebih lanjut, Miyadi mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menyikapi dan merayakan momen kemerdekaan. Ia mengimbau agar perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dilakukan dengan cara-cara yang menunjukkan rasa hormat terhadap perjuangan para pahlawan.
“Mari kita hargai momen kemerdekaan ini. Perjuangan untuk meraih kemerdekaan tidaklah mudah. Banyak cara untuk merayakan 17 Agustus, tapi sebaiknya dilakukan dengan cara yang positif dan tidak menimbulkan polemik,” pungkas politisi dari Fraksi PKB tersebut.

Fenomena Simbol Alternatif dan Aspirasi Masyarakat

Aksi pemasangan bendera bajak laut anime One Piece ini sejatinya membuka ruang diskusi lebih luas soal ekspresi masyarakat, terutama generasi muda, dalam menyampaikan aspirasi atau keresahan sosial. Beberapa pihak menilai aksi tersebut sebagai bentuk sindiran atau ekspresi ketidakpuasan terhadap kondisi sosial-politik saat ini.
Namun, tanpa pengkajian yang jelas terhadap motif dan latar belakang pelaku, semua itu masih menjadi spekulasi. Yang pasti, simbol-simbol alternatif yang digunakan di ruang publik tetap harus tunduk pada aturan dan etika yang berlaku.(Aj)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dituding Curi Patung Dewa, Go Tjong Ping: Itu Ritual, Bukan Pencurian
Truk KDMP Kecelakaan di Tuban, Sopir Dilarikan ke RSUD dr Koesma
Tragis! Bocah 5 Tahun di Situbondo Ditemukan Meninggal di Sungai Sampean Baru
Jalan Merakurak–Jenu Tuban Rusak Parah, Aktivitas Industri Disorot, PT SAG Angkat Bicara
135 Siswa Berebut 78 Kursi Paskibraka Tuban 2026, Ini Tahapannya
Bocah 5 Tahun di Panarukan Situbondo Hilang Saat Main di Halaman Rumah
Kasus 840 Tabung Masih Misterius, LPG Ilegal Kembali Muncul di Tuban
Tekanan Menguat! Warga, Akademisi, hingga DPRD Kompak Soroti Prioritas Pembangunan Tuban

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:57 WIB

Dituding Curi Patung Dewa, Go Tjong Ping: Itu Ritual, Bukan Pencurian

Jumat, 17 April 2026 - 14:45 WIB

Truk KDMP Kecelakaan di Tuban, Sopir Dilarikan ke RSUD dr Koesma

Jumat, 17 April 2026 - 14:33 WIB

Tragis! Bocah 5 Tahun di Situbondo Ditemukan Meninggal di Sungai Sampean Baru

Jumat, 17 April 2026 - 14:22 WIB

Jalan Merakurak–Jenu Tuban Rusak Parah, Aktivitas Industri Disorot, PT SAG Angkat Bicara

Jumat, 17 April 2026 - 10:39 WIB

135 Siswa Berebut 78 Kursi Paskibraka Tuban 2026, Ini Tahapannya

Berita Terbaru

Pengelola Klenteng Kwan Sing Bio, Tio Eng Bo saat menunjukan lokasi Kimsin Dewa Kwan Kong kepada awak media, (Foto: Assa/Liputansatu.id).

Sosial Budaya

Dituding Curi Patung Dewa, Go Tjong Ping: Itu Ritual, Bukan Pencurian

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:57 WIB

Truk KDKMP ringsek di bagian depan usai menabrak pohon di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo Tuban dini hari,  (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pemerintah

Truk KDMP Kecelakaan di Tuban, Sopir Dilarikan ke RSUD dr Koesma

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:45 WIB

Seleksi Paskibraka Tuban 2026 di GOR Rangga Jaya Anoraga diikuti 135 siswa hasil penyaringan dari 390 pendaftar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pendidikan

135 Siswa Berebut 78 Kursi Paskibraka Tuban 2026, Ini Tahapannya

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id