Tuban – Suasana tenang di Dusun Pancuran, Desa Pakis, Kecamatan Grabagan, mendadak berubah mencekam pada Kamis pagi (27/11/2025). Sekitar pukul 07.00 WIB, seorang pekerja bernama Witono (58) menghentikan aktivitasnya setelah mencium bau menyengat dari arah tebing batu kapur.
Merasa ada yang tidak biasa, ia memanggil rekannya, Anang Prasetyo (32), untuk menelusuri sumber bau. Keduanya berjalan menyusuri luar pagar jubung milik warga bernama Mujiono. Saat Anang mendekati sela tebing yang curam, ia langsung terkejut melihat sesosok tubuh pria lanjut usia dalam kondisi menghitam dan membusuk, diperkirakan telah meninggal lebih dari tiga hari.
Laporan Warga dan Respons Cepat Aparat
Witono segera meminta warga bernama Novi untuk menghubungi Kepala Desa Pakis. Laporan diteruskan ke Polsek Grabagan. Tak lama berselang, petugas kepolisian bersama Unit Inafis Polres Tuban, BPBD, dan tenaga medis tiba untuk melakukan pemeriksaan.
Medan yang curam dan berbatu membuat proses identifikasi dan evakuasi berlangsung menantang.
Setelah dilakukan pengecekan, korban teridentifikasi sebagai Kasnari (71), petani setempat yang dikenal pendiam dan sering berjalan seorang diri.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa Kasnari telah meninggalkan rumah sejak Rabu dini hari, 19 November 2025, sekitar pukul 03.00 WIB. Kondisinya memang melemah karena mengalami demensia atau kepikunan. Keluarga sudah melakukan pencarian selama berhari-hari, namun tidak menemukan hasil hingga penemuan tragis tersebut.
Tidak Ada Tanda Kekerasan
Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto, membenarkan penemuan mayat tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
“TIDAK ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dengan mempertimbangkan usia lanjut dan riwayat demensia, besar kemungkinan korban tersesat dan tidak mampu menemukan jalan pulang,” jelasnya.
Kasus ini dicatat sebagai non-pidana karena tidak ada indikasi perbuatan kriminal. Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, mendata keluarga, dan melaporkan hasil pemeriksaan kepada pimpinan.
Jenazah Diserahkan ke Keluarga
Jenazah Kasnari berhasil dievakuasi dari lokasi yang sulit dijangkau. Setelah diperiksa oleh tim medis, jenazah direncanakan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai tata cara setempat.
Pagi itu, suasana Desa Pakis berubah hening. Upaya pencarian yang penuh harap harus berakhir di sela-sela tebing batu kapur, mengakhiri perjalanan seorang lansia yang diduga tersesat dalam gelapnya malam. (Az)
Editor : Kief












