Tuban — Cara perusahaan mencari karyawan kini tak lagi sama. Proses rekrutmen yang selama ini memakan waktu, tenaga, dan rawan bias mulai ditinggalkan. Di Tuban, perubahan itu mulai terasa setelah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tuban menggandeng Jobstreet by SEEK dalam seminar bertajuk “AI Talk: Smart Screening for HR Leaders”.
Seminar eksklusif yang digelar pada Selasa (09/12/2025) di Hotel Lyyn Tuban ini menjadi sinyal kuat bahwa dunia usaha lokal mulai serius beradaptasi dengan kecerdasan buatan (AI), khususnya dalam sektor ketenagakerjaan.
HRD Tuban Berkumpul, Rekrutmen Digital Jadi Topik Utama
Acara ini diikuti para pimpinan HRD dari berbagai PT dan CV di Tuban, serta perwakilan asosiasi kontraktor di Bumi Ronggolawe. Dengan dukungan BNI Cabang Tuban, diskusi berlangsung aktif dan aplikatif, menyoroti tantangan nyata yang dihadapi HRD saat harus menyaring ratusan hingga ribuan lamaran kerja.
Perwakilan panitia dari Kadin Tuban, H. Muayyad, menegaskan bahwa digitalisasi rekrutmen bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
“Tidak hanya dilakukan secara offline, tetapi online juga bisa, sehingga dapat dimaksimalkan dari segi efisiensi,” ujarnya.
Kadin Tuban Dorong Terbentuknya Forum HRD Lokal
Lebih jauh, Kadin Tuban tak hanya berhenti pada seminar. Muayyad menyampaikan gagasan besar untuk membangun ruang komunikasi antar-HRD perusahaan di Kabupaten Tuban.
“Harapan besar kami akan ada asosiasi HRD Kabupaten Tuban sehingga bisa terjalin komunikasi antara Kadin dengan HRD agar perekrutan lebih efektif dan efisien,” jelasnya.
Gagasan ini dinilai penting agar dunia usaha memiliki ekosistem SDM yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Ketua Kadin: Dunia Usaha Tak Bisa Lagi Konvensional
Ketua Kadin Tuban, Mukaffi Makki, menegaskan bahwa transformasi digital adalah keniscayaan, termasuk dalam urusan mencari dan mengelola SDM.
“Saat ini, dunia usaha di Tuban tidak bisa lagi berjalan dengan metode konvensional. Kita harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi, termasuk dalam mencari SDM unggul,” tegasnya.
Menurut Mukaffi, kolaborasi dengan Jobstreet by SEEK adalah langkah konkret agar perusahaan lokal tidak tertinggal dan mampu bersaing secara sehat.
“Kami berharap seminar ini membuka wawasan baru bagi para HR Leaders di Tuban tentang bagaimana AI dapat menyederhanakan proses screening, membuatnya lebih objektif, dan meningkatkan akurasi rekrutmen,” tambahnya.
Jobstreet Ungkap Peran AI: Cepat, Objektif, dan Minim Bias
Sebagai narasumber utama, Head of Partnership and Service Jobstreet by SEEK, Eka Kurniawan, memaparkan bagaimana teknologi smart screening berbasis AI mampu mengubah cara HRD bekerja.
“Teknologi AI kami dirancang untuk membantu HRD mengidentifikasi kandidat yang paling relevan dengan cepat. Ini bukan hanya soal efisiensi waktu, tapi juga mengurangi bias manusia di tahap awal seleksi,” jelas Eka.
Menurutnya, sistem AI Jobstreet mampu menganalisis kualifikasi, pengalaman, hingga potensi kecocokan budaya kerja kandidat secara otomatis.
“Dengan AI, perusahaan bisa fokus pada wawancara mendalam kandidat terbaik. Ini solusi cerdas rekrutmen masa kini dan ke depan,” ujarnya.
Eka juga menegaskan komitmen Jobstreet untuk bekerja sama tidak hanya dengan perusahaan, tetapi juga dengan kampus sebagai pemasok talenta berkualitas di Tuban.
Seminar berlangsung interaktif. Para peserta terlihat aktif mengajukan pertanyaan seputar penerapan AI dalam rutinitas kerja, tantangan implementasi, hingga dampaknya terhadap kualitas SDM. Ini menunjukkan bahwa dunia usaha di Tuban mulai siap meninggalkan cara lama dan beralih ke pendekatan berbasis data serta teknologi. (Aj)
Editor : Kief












